Jumat, 06 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Anggaran Infrastruktur Jalan Disoroti

29 Oktober 2018, 17: 14: 30 WIB | editor : Perdana

MEGAH: Bangunan pintu tol Sragen terlihat gagah dari kejauhan. Saat ini pintu tol tersebut sudah difungsikan. 

MEGAH: Bangunan pintu tol Sragen terlihat gagah dari kejauhan. Saat ini pintu tol tersebut sudah difungsikan.  (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN – Minimnya anggaran infrastruktur jalan di Kabupaten Sragen untuk tahun 2019 mendatang disorot beberapa pihak. Mereka meminta agar pemerintah tetap memberikan anggaran lebih untuk persoalan jalan ini. Sebab, masih banyak terdapat jalan yang rusak. 

Informasi yang dihimpun, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mengajukan anggaran Rp 75 miliar untuk tahun 2019. Namun, anggaran tersebut dipangkas menjadi Rp 12 Miliar. Sementara, khusus untuk anggaran infrastruktur jalan hanya dialokasikan Rp 5,8 miliar. Namun, terkait minimnya anggaran infrastruktur masih akan dibahas kembali oleh DPRD Sragen.

Ketua LSM Pusaka Nusantara Bumi Sukowati Ujang Nuryanto mengatakan, masih ada beberapa ruas jalan serta jembatan kabupaten Sragen yang belum diperbaiki pada 2018. Pihaknya mengklaim baru memiliki data di 12 Kecamatan. Dari data tersebut terdapat 22 ruas jalan yang rusak. ”Kerusakan bervariasi, ada yang kategori ringan, sedang dan berat,” ujar Ujang.  

Dia mencontohkan, seperti Jembatan Bejingan yang mengalami kerusakan sejak 2014 lalu. Selain itu juga kerusakan Jembatan Musuk di Kecamatan Sambirejo, Sragen. Sedangkan ruas jalan rusak parah seperti Jl. Karungan-Ndari dan ruas Jl. Sidodadi-Bejingan yang perlu diperbaiki tahun depan.

Pihaknya menjelaskan sudah mengirim surat audiensi ke DPRD Sragen terkait kebutuhan anggaran infrastruktur. Dia menilai seyogyanya wakil rakyat mampu pemperjuangkan kebutuhan infrastruktur yang baik untuk warga Sragen. ”Kebijakan anggaran infrastruktur sangat kecil, saya sudah mengirim surat audiensi terkait infrastruktur ini,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Jawa Tengah (Jateng) Untung Wibowo Sukowati mengatakan, pihaknya tetap berupaya menuntaskan program pembenahan infrastruktur. Dia mengapresiasi Pemkab Sragen yang gencar membenahi kerusakan jalan dalam 2 tahun terakhir. Pihaknya mengklaim tinggal 15 persen jalan kabupaten yang rusak.

Tahun ini Sragen mendapat bantuan keuangan provinsi Rp 55 miliar. Saat ini sekitar 85 persen ruas jalan di Sragen sudah dalam kondisi baik dan sebagian masih dalam proses perbaikan. ”Semoga tahun depan bankeu provinsi bisa naik sehingga perbaikan jalan tuntas semua,” harap Bowo. (din/yan)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia