Senin, 19 Nov 2018
radarsolo
icon featured
Radar Solo Events

1.500 Peserta Ikuti Gebyar PAUD Kabupaten Sragen 2018 

Kamis, 01 Nov 2018 14:24 | editor : Perdana

FERI KURNIAWAN/RADAR SOLO

FERI KURNIAWAN/RADAR SOLO

SRAGEN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sragen menggandeng Jawa Pos Radar Solo, menggelar event Gebyar PAUD Kabupaten Sragen 2018 di Gedung Sasana Manggala Sukowati Sragen kemarin.(31/10) 

Berbagai lomba menarik digelar dalam kegiatan ini, salah satunya adalah lomba mewarnai. Lebih dari 1.500 peserta ambil bagian dalam lomba tersebut.

Sejak pagi, para peserta mulai berdatangan memadati lokasi lomba. Mereka membawa alat mewarnai lengkap dengan meja kecilnya. Para adik-adik terlihat nampak tak sabar ingin segera memulai mewarnai gambar yang sudah disediakan panitia. Antusiasme juga terlihat di wajah orang tua yang turut mendampingi anak-anaknya mengasah bakat seninya. 

Kedatangan Wakil Bupati Sragen, Dedy Endriyatno yang hadir mewakili Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, ternyata langsung disambut riuh tepuk tangan.

Kegiatan diawali dengan pentas seni yang dibawakan oleh perwakilan siswa-siswa PAUD. Penampilan Tari Badinding dari TK Birrul Walidin Sragen, dilanjutkan dengan seni vokal dari TK Negeri Pembina Sragen, ada juga penampilan Tari Bebek dari TK Pertiwi Sragen.

Puas menonton pentas seni, Wakil Bupati Sragen, Dedy Endriyatno secara resmi membuka kegiatan lomba mewarnai tersebut.

”Kami berharap pendidikan di sekolah PAUD menjadi rumah kedua bagi anak-anak. Para guru bisa menjadi orang tua kedua bagi anak-anak. Ini dimaksudkan agar sekolah menjadi menyenangkan bagi mereka. Diperlukan kerjasama antara orang tua dengan sekolah harus terjalin kuat. Untuk membentuk generasi yang cemerlang,” ungkap Dedy dalam sambutannya.

Sebelum masuk ke acara inti, wakil bupati mengajak seluruh peserta dan penampil pentas seni untuk berfoto bersama.

Lomba mewarnai berlangsung selama 60 menit. Peserta dibagi menjadi dua kategori, PAUD dan TK. Masing-masing kategori mewarnai gambar yang berbeda.

“Aku seneng banget bisa ikut lomba mewarnai ini. Ingin sekali jadi juara satu. Semalam sebelum lomba, aku sudah latihan dulu di rumah,” kata salah seorang peserta, Azka Zaimatul Zahra dari TK Walisongo.

Ucapan berbeda diungkapkan peserta lainnya, yakni Desti Kharisma. Ia mengaku tidak mengejar gelar juara, ia hanya ingin mewarnai bersama-sama dengan teman lainnya.

”Biasanya kan mewarnai selalu di sekolah, sekarang di gedung. Senang banget bisa ikut lomba ini,” sambung siswi TK MTA Jirapan ini.

Sembari menunggu pengumuman hasil penjurian, panggung dimeriahkan oleh para peserta yang unjuk gigi pamer kebolehannya. Kegiatan ditutup dengan diumumkannya pemenang lomba sekaligus penyerahan piala, sertifikat, dan hadiah oleh pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sragen.

”Tujuan kegiatan ini digelar untuk mewujudkan anak yang sehat, cerdas, berprestasi, terampil, dan berkarakter. Kegiatan ini juga sekaligus meningkatkan motivasi belajar anak usia dini. Menggali potensi kreativitas dan meningkatkan kemampuan anak usia dini. Salah satu upayanya dengan lomba mewarnai gambar,” beber Ketua Panitia Gebyar PAUD 2018, Anwari. (aya/nik)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia