Selasa, 13 Nov 2018
radarsolo
icon featured
Features

Siswa SMA di Solo Kembangkan Powerbank Berbasis Solar Panel

Jumat, 02 Nov 2018 09:00 | editor : Fery Ardy Susanto

Powerbank berbasis solar panel.

Powerbank berbasis solar panel. (SEPTINA FADIA PUTRI/RADAR SOLO)

BAGI pecinta gadget, powerbank menjadi barang utama yang wajib dibawa ke mana-mana. Sayangnya, powerbank memiliki kapasitas daya yang terbatas. Sehingga tidak mampu menyelamatkan baterai gadget dalam waktu lama. Namun jangan khawatir, kini ada powerbank dengan power endless. Berbasis solar panel sebagai media pengisi power utama.

Apa jadinya jika gadget smartphone tiba-tiba mati lantaran kehabisan baterai? Powerbank tertinggal di rumah. Dan sedang berada di lokasi yang tidak bisa mencolok charger. Padahal smartphone masih diperlukan selama seharian penuh. Seandainya saja baterai smartphone bisa terisi dengan tenaga surya. Pasti tidak perlu gelisah kehabisan baterai.

Nah, Dua siswa SMA Batik 1 Surakarta ini akhirnya mewujudkan angan-angan itu dengan membuat inovasi yang diberinama Pocasco, Power Case Cover.

“Ini adalah pelindung smartphone yang berfungsi juga sebagai charger yang power endless. Jadi case ini menggunakan solar panel sebagai media pengisi power utama. Memanfaatkan sinar matahari. Sehingga sangat cocok untuk kegiatan outdoor,” beber Aulia Amanda Sarawati, siswi XI IPS 4 kepada Jawa Pos Radar Solo di SMA Batik 1 Surakarta.

Amanda, sapaan akrabnya mengklaim pemakai power case ini bisa mengisi baterai kapan pun dan di mana pun tanpa perlu khawatir kehabisan daya. Selama masih berada di luar ruangan dan tertangkap sinar matahari.

“Kalau misalnya pemakai power case lupa menjemur di bawah sinar matahari, atau kebetulan sudah memasuki musim penghujan, pemakai bisa kok mengisi dayanya dengan charger seperti powerbank pada umumnya. Sehingga alat ini memiliki fungsi ganda,” sambungnya.

Cara kerja alat ini adalah sinar matahari diterima panel surya untuk diubah menjadi energi listrik. Energi ini kemudian disimpan di baterai penyimpan. Dari baterai penyimpan, voltasi dinaikkan dan distabilkan tegangannya dengan modul step up ke angka antara 4,2 sampai 5 volt.

“Selanjutnya tenaga siap digunakan untuk proses charging dengan anggapan kebutuhan tegangan smartphone sekitar 5 volt. Nah, pengisian tenaga pada baterai Pocasco ini sifatnya terus menerus dan akumulatif,” jelas Amanda.

Amanda menyebut Pocasco menawarkan kelebihan dibandingkan powerbank di pasaran. Pertama, Pocasko didesain dengan flip cover yang bisa digunakan berbagai jenis model smartphone. Juga bermotif batik, memberikan kesan vintage dan artistik. Sekaligus mendukung Adi Budaya Nusantara. Dilengkapi dengan pengait magnet penutup flip cover.

“Kedua, yang paling utama, adalah solar charge. Di sisi samping ada lampu power indikator juga. Ketiga, kami sediakan pengait magnet untuk kabel charger. Keempat, Pocasco menggunakan mekanisme flip geser yang bisa bergerak ke atas jika perlu menggunakan kamera,” terangnya.

Untuk membuat satu buah Pocasco, Amanda membutuhkan biaya sebesar Rp 200 ribu. Biaya tersebut untuk menyusun modul solar cell spesifikasi ukuran 11 x 6,5 centimeter dengan daya 5 volt 200 mAh. Baterai lithium tipis dan ringan dengan spesifikasi 3,7 volt 3.200 mAh. Modul powerbank, kabel mikro pipih, kain batik, gurita tempel, karton tebal, lem kastol dan super glue. Mekanisme geser, plastik tebal, stiker vinil hitam, kabel pita, lilin, dan magnet kecil.

“Kami membuat Pocasco ini by order dan dijual dengan harga Rp 300 ribu. Sejauh ini orderan datang dari teman-teman dan saudara. Belum sampai ke masyarakat umum,” katanya.

Dengan inovasi buatannya ini, Amanda bersama rekan satu timnya, Alfia Arina Khusna siswi XI IPS 2 berhasil meraih juara 1 di ajang Kreasi dan Inovasi (Krenova) tingkat pelajar di Kota Surakarta, Juli lalu di Solo Techno Park.

“Kami berdua sama-sama dari IPS. Tidak terbiasa dengan penelitian semacam ini. Tapi membuat Pocasco menjadi tantangan bagi kami. Bahwa meskipun anak IPS, kami bisa membuat inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Alfia. (*/bun)

(rs/aya/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia