Minggu, 26 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Solo

Dewan Temukan Tembok Gedung RSUD Semanggi Retak-Retak

07 November 2018, 10: 00: 59 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

Anggota komisi IV DPRD Surakarta mengecek proyek pembangunan RSUD Semanggi, Selasa (6/11).

Anggota komisi IV DPRD Surakarta mengecek proyek pembangunan RSUD Semanggi, Selasa (6/11). (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Pembangunan RSUD Semanggi ditarget rampung Mei 2019. Hingga saat ini, progres pengerjaan sekitar separo. Karena itu, legislator meminta pelaksana mempercepat penggarapan gedung rumah sakit setempat. Itu diungkapkan anggota Komisi IV DPRD Surakarta saat mengecek proyek senilai Rp 175 miliar itu, Selasa (6/11).

"Pembangunan rumah sakit baru mencapai 48,5 persen. Kontruksi sudah kelar tinggal finishing, saya kira bisa cepat. Harus ada perbaikan karena ada tembok retak-retak. Artinya ada tahapan yang tidak sempurna,” beber Wakil Ketua Komisi IV Asih Sunjoto Putro.

Sedangkan anggota komisi IV lainnya, Kristianto menyoroti kualitas pemasangan batu bata dan penyemenan.

"Misal seperti saat hendak pasang batu bata harus disiram air. Faktanya saat tukang mau pasang, batu bata tak disiram. Efeknya tidak ada kerekatan yang cukup kuat antara semen dengan batu bata. Dampaknya, paling setahun (dinding, Red) retak," ujar dia. 

Anggota Fraksi PDI Perjuangan ini juga menyoal pemasangan beberapa balok tidak simetris. Padahal, proyek sebesar ini seharusnya lebih maksimal.

"Pemborong saat ditegur pasti jawab akan dibenahi. Tapi kapan? Siapa yang tahu? Ini klise. Kami menangkapnya ini hanya untuk mengejar waktu pengerjaan. Secara kontruksi tidak akan banyak masalah. Tapi untuk ketahanan jangka panjang, siapa yang bisa menjamin," beber Kristianto. 

Menanggapi sorotan anggota DPRD, project manager RSUD Semanggi, Erwin DAA mengaku akan meningkatkan pengawasan dan melakukan pembenahan pada beberapa bagian bangunan yang kurang sempurna.

"Kerusakan plester aci itu bukan struktur. Nanti akan dikupas dan diplester ulang. Tidak akan memengaruhi target penyelesaian," ungkap dia. (ves/wa)

(rs/ves/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia