Sabtu, 17 Nov 2018
radarsolo
icon featured
Solo

Bandar Judi Online Dikukut Polisi

Rabu, 07 Nov 2018 09:30 | editor : Fery Ardy Susanto

Para tersangka perjudian diringkus anggota Polsek Pasar Kliwon.

Para tersangka perjudian diringkus anggota Polsek Pasar Kliwon. (ANTONIUS CHRISTIAN/RADAR SOLO)

SOLO - Kemajuan teknologi disalahgunakan Suratmo, 60, warga RT 03 RW 12 Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon. Bermodal smartphone, pria paro baya ini menjadi bandar judi online jenis cap tjie kia.

Suratmo berdalih menjadi bandar judi selama empat bulan terakhir hanya untuk mengisi waktu luang di sela berdagang di Pasar Harjodaksino.

“Biasanya main judi sambil jualan. Yang pasang (taruhan, Red) datang ke lapak,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Solo.

Tersangka mengaku kali pertama mengenal website judi dari rekannya, kemudian dapat  mengaksesnya sendiri. Jika menang, pemasang akan mendapatkan sepuluh kali lipat dari uang taruhan. Sedangkan keuntungan Suratmo sekitar Rp 300 ribu per hari. Perjudian tersebut terbongkar setelah ada laporan dari pedagang lain.

Kapolsek Serengan, Kompol Giyono mengatakan, anggotanya juga menangkap pemasang yang kebetulan berada di lokasi. Yakni Tjatur Wijianto,42, Warga Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Very Budi Arahisa, 36, warga Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, serta Slamet Sulistyo, 60, warga Kelurahan Danukusuman, Kecamatan Serengan.

Barang bukti yang disita yakni handphone untuk mengakses website judi, uang senilai Rp 100 ribu sebagai taruhan. Para tersangka akan dijerat pasal 303 KUHP tentang Perjudian dengan ancamana hukuman maksimal sepuluh tahun pejara.

“Kami meminta kepada warga yang mengetahui adanya praktik perjudian segera melapor ke pihak yang berwajib,” ungkap dia. (atn/wa)

(rs/atn/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia