Senin, 19 Nov 2018
radarsolo
icon featured
Klaten

Bakar Sampah, Tumpukan Ban Ludes

Rabu, 07 Nov 2018 17:31 | editor : Perdana

GOSONG: Petugas PLN menggulung kabel listrik yang tebakar di Jalan Pedan-Cawas, Klaten, Selasa (6/11).

GOSONG: Petugas PLN menggulung kabel listrik yang tebakar di Jalan Pedan-Cawas, Klaten, Selasa (6/11). (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

KLATEN – Hati-hati membakar sampah di sekitar area rumah. Jika tidak ingin bernasib seperti Adiyanto, 41. Tumpukan ban di bengkel vulkanisir Ragil Jaya miliknya di Jalan Pedan-Cawas, Dusun Sokobaru, Desa Pundungsari, Kecamatan Trucuk, Klaten ludes terbakar, Selasa (6/11). Meski tidak ada korban jiwa, namun sebanyak 300 ban bekas hangus dilalap si jago merah.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Kejadian bermula saat salah seorang warga sedang membakar sampah lalu ditinggal pergi begitu saja. Padahal saat itu tiupan angin cukup kencang.

Tak berselang lama, tiba-tiba api merembet mengenai tumpukan ban bekas yang hanya berjarak 100 meter. Api cepat membesar yang membuat kepanikan warga sekitar.

”Awalnya ada yang membakar sampah pagi sekitar pukul 07.30 WIB. Tiba-tiba api merembet ke tumpukan ban bekas depan rumah saya. Anginnya kencang hingga api semakin membesar,” terang Adiyanto kepada Jawa Pos Radar Solo di lokasi kejadian.

Mengetahui api sudah membesar, warga bergotong royong melakukan pemadaman. Menggunakan peralatan sederhana untuk mencegah api menjalar ke rumah Adiyanto. Sementara warga lainnya melaporkan kejadian ke petugas Damkar Klaten.

Selang beberapa menit, dua armada damkar tiba di lokasi. Api baru bisa dijinakkan sekitar sejam kemudian. Tak hanya tumpukan ban, api juga membakar jaringan kabel listrik PLN yang melintang di atasnya. Beruntung api cepat dipadamkan sebelum merembet ke rumah warga.

”Total kerugian kurang lebih sekitar Rp 10 juta. Yang terbakar hanya ban, tetapi tidak mengenai rumah atau bangunan lainnya. Karena tumpukan ban itu berada di luar,” terang Adiyanto.

Sementara itu, salah satu petugas PLN yang ada dilokasi kejadian, Khoirul menjelaskan ada satu kabel PLN yang sempat terbakar. Hal ini menyebabkan sejumlah wilayah sekitarnya mengalami pemadaman listrik hingga ke Kecamatan Bayat. Seusai kejadian PLN langsung melakukan pemulihan arus listrik.

“Tadi sampai wilayah Bayat menglami pemdam listrik. Akhirnya kita putus dulu dan kita lakukan penyambungan ke jaringan lainnya agar tidak padam. Saat ini proses sudah selesai dan tinggal mengembalikan aliran listrik seperti semula,” jelasnya.(ren)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia