Sabtu, 17 Nov 2018
radarsolo
icon featured
Boyolali

Identitas Mayat Dicor Masih Buram

Kamis, 08 Nov 2018 15:50 | editor : Perdana

SADIS: Evakuasi mayat yang dicor di dalam drum di Pondok, Grogol.

SADIS: Evakuasi mayat yang dicor di dalam drum di Pondok, Grogol.

SUKOHARJO – Sudah 11 hari sejak penemuan mayat yang dicor di dalam drum di jembatan Desa Pondok, Kecamatan Grogol, Polres Sukoharjo belum menemukan identitas korban. Guna mempercepat penyelidikan, polres akan menggandeng ahli sketsa dari Polda Jateng.

Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi mengatakan, pihaknya masih mencoba menghimpun informasi dari bukti yang sudah ditemukan. Namun, belum ada kemajuan. Di sisi lain, belum ada warga yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya.

Sebab itu, polres bakal menggandeng ahli sketsa dari Polda Jateng agar lebih cepat mengungkap identitas mayat. ”Ahli ini tidak banyak. Kalau sudah ada jawaban, segera saya kabari,” katanya.

Lebih lanjut diterangkan kapolres, kerangka mayat akan disusun untuk memprediksi tinggi badan dan lainnya. Setelah itu, tugas ahli sketsa membuat gambar wajah. Proses selanjutnya, data-data tersebut akan dicocokkan di database polri. 

“Kalau bisa ditemukan, tidak akan disebar sketsanya. Namun, kalau belum ditemukan bakal disebar melalui polsek-polsek,” jelas Iwan.

Kapolsek Grogol AKP Dani Herlambang menambahkan, ada indikasi korban tewas akibat dibunuh. Setelah itu tubuhnya dimasukkan ke dalam drum lalu dicor. Ketika dikeluarkan dari dalam drum, mayat sudah menjadi kerangka. Terdiri atas tengkorak hingga ujung kaki.

Barang bukti yang diamankan polisi antara lain kaus, sarung, celana dalam, dan serat celana jins. Korban berjenis kelamin laki-laki dan berusia sekitar 25–60 tahun.

Dari penelusuran polisi di wilayah Grogol, belum ada warga yang melapor kehilangan anggota keluarganya. (yan/wa)

(rs/yan/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia