Senin, 19 Nov 2018
radarsolo
icon featured
Boyolali

Loncat Partai, Anggota Dewan Diganti

Kamis, 08 Nov 2018 15:45 | editor : Perdana

RESMI: Rapat paripurna PAW DPRD Boyolali masa jabatan 2014-2019 di Gedung DPRD, Rabu (7/11).

RESMI: Rapat paripurna PAW DPRD Boyolali masa jabatan 2014-2019 di Gedung DPRD, Rabu (7/11). (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

BOYOLALI – Pergantian antar waktu (PAW) anggota Dewan Pewakilan Rakyat Daerah (DPRD) Boyolali, Fraksi Gerindra digelar Rabu (7/11). Penggatian dilakukan dalam Rapat Paripurna dalam Rangka Peresmian Pemberhentian dan Peresmian Pengangkatan Pengganti Antar Waktu (PAW) masa jabatan 2014-2019.

Anggota DPRD Boyolali yang diberhentikan berasal dari Partai Gerindra, yakni Tiyono yang digantikan Purwanto. Sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 170/106 Tahun 2018 yang dibacakan Sekretaris DPRD Kabupaten Boyolali, Mulyono Santoso.

Sebagai catatan, Tiyono merupakan anggota DPRD Boyolali periode 2014-2019 dari Fraksi Gerindra. Namun belum sampai akhir masa periode, Tiyono kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Boyolali untuk periode berikutnya.

Tapi bukan melalui partai Gerindra, Tiyono memilih kendaraan politik Parpol PDI Perjuangan. Hingga akhirnya, KPU Boyolali menetapkan Tiyono sebagai Daftar Calon Tetap (DCT) Calon Legeslatif (Caleg) DPRD Boyolali periode 2019-2024.  

Ketua DPRD Boyolali, S. Paryanto secara langsung mengambil sumpah Purwanto. Disaksikan Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, M. Said Hidayat. Serta Wakil Ketua DPRD Boyolali, Fuadi, Tugiman, dan Adi Maryono. Plus seluruh anggota DPRD dan para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali.

”Saya mengucapkan selamat datang kepada Saudara Purwanto. Selamat bertugas untuk bersama sama mengemban tugas di DPRD Kabupaten Boyolali. Diharap dapat mudah dan cepat menyesuaikan mekanisme di lembaga ini,” ungkap Paryanto kepada Jawa Pos Radar Solo.

Paryanto berharap anggota DPRD yang baru memenuhi kewajiban dengan sebaik-baiknya. Sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta berpedoman pada Pancasila dan UUD 1945. Selain itu, anggota DPRD harus bersungguh-sungguh menjalankan kewajibannya demi tegaknya kehidupan demokrasi sekaligus mengutamakan kepentingan bangsa dan negara, dari pada kepentingan pribadi atau golongan.

Said Hidayat menekankan, pelantikan ini merupakan awal untuk melaksanakan tugas sebagai wakil rakyat. ”Saya berharap agar saudara dapat bekerja sama dan saling mengisi untuk tercapainya kesejahteraan masyarakat, dalam hal ini aspirasi masyarakat yang dibawa oleh saudara dari daerah pemilihan saudara,” terang Said.

Anggota yang baru diharapkan dapat memperkuat kinerja dewan, dan lebih dipercaya masyarakat. ”Tunjukkan aktivitas saudara dengan sebaik-baiknya sebagai wakil rakyat dengan berperan aktif dalam seluruh kegiatan yang ada di DPRD Kabupaten Boyolali,” tandas Said. (wid/fer)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia