Minggu, 16 Dec 2018
radarsolo
icon featured
Boyolali

Arapaima Gigas Bakal Lengkapi Koleksi Boyolali Aquatik

10 November 2018, 14: 55: 59 WIB | editor : Perdana

DIKEBUT: Pekerja tengah menyelesaikan pembangunan Aquatik di Kawasan Wisata Tlatar, Kecamatan Boyolali Kota, Jumat (9/11).

DIKEBUT: Pekerja tengah menyelesaikan pembangunan Aquatik di Kawasan Wisata Tlatar, Kecamatan Boyolali Kota, Jumat (9/11). (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

BOYOLALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali ikut andil dalam menjaga dan melestarikan potensi ikan. Salah satu upaya yang sedang dikerjakan yakni Boyolali Aquatik. Di kawasan objek wisata Tlatar, Kecamatan Boyolali Kota. Proyek dikerjakan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Boyolali.

Boyolali Aquatik merehab bangunan lama, yakni kolam atau bak induk, bak pemijahan, dan bak pendederan balai ikan. Serta penambahan sejumlah koleksi ikan hias dari berbagai macam jenis. Seperti ikan koi terapi ikan. Plus ikan raksasa Arapaima Gigas yang didatangkan langsung dari sungai di Amazon, Amerika Selatan.

Kepala Disnakkan Kabupaten Boyolali, Juwaris mengatakan, Boyolali Aquatik akan menggairahkan kembali minat warga, terutama anak-anak untuk cinta ikan. Selain dikonsumsi. ”Di boyolali tidak hanya ikan konsumsi yang sudah swasembada. Tapi juga ikan hias yang memiliki daya tarik tersendiri. Tujuannya memproduksi ikan hias,” tandasnya kepada Jawa Pos Radar Solo.

Pembangunan Boyolali Aquatik menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 1,3 Miliar. Akan diresmikan bertepatan dengan momentum Hari Ikan Nasional (Harkannas), Sabtu-Minggu (24-25/11). Sementara dana dari APBD Perubahan 2018 sebesar Rp 280 juta untuk pembuatan akuarium dan pembelian ikan.

”Itu sebenarnya kolam, kemudian kami tambah kolam hias indukan. Karena potensi outbound dan edukasi anak anak sekolah, kami desain akuariaum itu terbuka untuk anak sekolah,” bebernya.

Pembangunan Aquatik ini bekerja sama dengan pengelola Taman Wisata Purbasari Pancuran Mas di Kabupaten Purbalingga. Diharapkan pembangunan wisata ikan hias seluas 1 hektare ini akan mendongkrak tingkat kunjungan wisata. (wid/fer)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia