Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Pendidikan

Rektor UNS Bisa Dijabat Calon Luar Kampus

10 November 2018, 15: 30: 59 WIB | editor : Perdana

CARA BARU: Peluncuran website pemilihan rektor UNS kemarin (9/11).

CARA BARU: Peluncuran website pemilihan rektor UNS kemarin (9/11). (SEPTINA FADIA PUTRI/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Masa jabatan Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Ravik Karsidi segera berakhir 13 April 2019. Menyiapkan tahapan suksesi tersebut, Senat UNS mulai melakukan penjaringan seleksi rektor periode 2019-2023.

Ketua Senat UNS Suntoro mengatakan, pemilihan rektor periode ini untuk pertama kalinya UNS menerima calon dari luar. Dengan catatan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

“Kami mengundang calon rektor yang amanAh, visioner, dan memiliki daya saing. Proses pemilihan akan diselenggarakan melalui empat tahap. Yakni penjaringan, penyaringan, pemilihan, dan penetapan serta pelantikan oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi,” beber Suntoro kemarin saat peluncuran website pemilihan rektor UNS.

Ditambahkannya, persyaratan calon rektor UNS periode 2019-2023 adalah berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN) yang berpengalaman jabatan sebagai dosen dengan jenjang akademik paling rendah Lektor Kepala.

Maksimal usia 60 tahun pada 13 April 2019, memiliki pengalaman manajerial paling rendah sebagai ketua jurusan paling singkat dua tahun di perguruan tinggi negeri. Atau paling rendah sebagai pejabat eselon 2a di lingkungan instansi pemerintah.

“Semua informasi terkait tahapan pemilihan rektor UNS dalam website pemilihan rektor UNS di laman pilrek.uns.ac.id,” sambungnya.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor (PPR) UNS 2019-2023 Sahid Teguh Widodo mengungkapkan, tahap penjaringan dimulai dengan pendaftaran bakal calon dan seleksi administratif. Berupa klarifikasi dan verifikasi administrasi oleh PPR UNS 2019-2023. Tahap ini dilaksanakan untuk memperoleh sedikitnya empat bakal calon rektor.

Tahapan penjaringan meliputi pengumuman penjaringan Balon Rektor UNS dilakukan mulai 9 November hingga 13 Desember 2018. Dilanjutkan pendaftaran Balon Rektor UNS pada 14 hingga 27 Desember 2018.

Kemudian verifikasi berkas administrasi bakal calon rektor UNS pada 4-10 Januari 2019 dan penetapan serta pengumuman bakal calon rektor UNS pada 11 Januari 2019.

“Untuk tahap penyaringan diawali dengan pemaparan visi, misi, dan program kerja oleh balon rektor di hadapan Rapat senat terbuka yang dapat diikuti civitas akademika UNS, dilanjutkan pemilihan oleh senat dalam rapat senat tertutup di hari yang sama pada 5 Februari 2019,” urainya.

Untuk tahap penyaringan dilaksanakan guna menetapkan tiga calon rektor dan dapat dihadiri oleh pejabat kementerian yang ditunjuk oleh menristekdikti.

Sementara itu, Rektor UNS Ravik Karsidi menilai, dibukanya kesempatan bagi calon dari luar UNS merupakan hal positif. Asal calon tersebut siap menyesuaikan diri dengan budaya kerja dan sanggup melanjutkan rencana pengembangan yang ada.

“Rektor mendatang mempunyai tugas berbeda. Sebab, tahun depan UNS memasuki masa transisi menjadi perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH). Yaitu, perguruan tinggi yang mandiri penuh dalam mengelola organisasi. Saya berharap orang luar yang nantinya mendaftar menjadi Calon Rektor UNS bisa menyesuaikan dengan tuntutan dan kebutuhan orang dalam UNS,” pungkasnya. (septi)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia