Kamis, 14 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Siapkan Lahan Bongkar Muat Barang di Pasar Legi

12 November 2018, 10: 30: 59 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

Wali Kota Surakarta, F.X. Hadi Rudyatmo memimpin kerja bakti di Pasar Legi, Minggu (11/11).

Wali Kota Surakarta, F.X. Hadi Rudyatmo memimpin kerja bakti di Pasar Legi, Minggu (11/11). (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Meski nantinya sebagian besar kawasan lahan parkir Pasar Legi bakal dijadikan lokasi pasar darurat, namun Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Surakarta sudah mempersiapkan lahan yang nantinya dijadikan untuk bongkar muat dagangan. Kepala Disdag Surakarta Subagiyo mengatakan, nantinya titik  yang akan dijadikan lokasi bongkar muat berada di sisi barat lokasi tersebut.

“Nanti akan kita batasi sedemikian rupa, sehingga bisa untuk bongkar muat. Begitu pula saat proses penghapusan aset dan pembangunan pasar, tidak akan mengganggu proses jual beli,” katanya.

Dalam waktu dua pekan, dia optimistis pasar darurat sudah akan berdiri sehingga bisa ditempati oleh para pedagang yang terdampak. Subagiyo juga mewanti-wanti para pedagang untuk tidak menaikkan harga barang dagangan dengan dalih menjadi korban. Dinas akan selalu mengawasi agar harga barang yang dijual para pedagang tetap stabil. Bersama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Surakarta, pihaknya juga akan mengantisipasi gejolak harga akhir tahun.

“Dari hasil koordinasi, daerah-daerah tetangga kami juga sudah memasuki masa panen. Kami juga berkoordinasi dengan dinas pertanian terkait ketersediaan daging. Sehingga stok sampai akhir tahun dipastikan aman, masih cukup sehingga semoga tidak ada kepanikan di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Segala upaya telah dilakukan Pemerintah Kota Surakarta guna kembali memulihkan perekonomian para pedagang. Seperti yang terlihat Minggu (11/11) kemarin. Di bawah komando Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo, ribuan relawan yang terdiri dari aparatur sipil negara (ASN) pemkot, jajaran TNI-Polri, ormas, komunitas dan perwakilan masyarakat di 51 kelurahan di Kota Solo terjun langsung guna melakukan kerja bakti di lokasi tersebut

Dengan semangat gotong royong para pejabat utama hingga staf mengangkat puing-puing sisa kios dan lapak para pedagang  yang dilalap si jago merah. Tidak hanya difokuskan di dalam kawasan pasar, sedikitnya 9 ribu relawan yang diterjunkan kemarin juga dibagi menjadi tiga zona.

Wali kota mengatakan, kegiatan kemarin pagi merupakan wujud kalau Pasar Legi sudah bangkit. Di mana masyarakat luas memberikan dukungan moril kepada para pedagang yang terdampak kebakaran.

“Jika dikerjakan bersama-sama pasti rampung, dan pedagang jangan sampai stress. Karena itu kami beri motivasi terus menerus,” kata Rudy.

Apabila sudah bersih, lanjut Rudy, pemkot bakal segera membongkar bangunan. Proses lelang pembongkaran bakal dilaksanakan bulan depan. Diprediksi akan memakan waktu selama sebulan. Setelah itu baru dibangun. (atn/bun)

(rs/atn/fer/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia