Minggu, 16 Dec 2018
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Disparta Berharap Buyer Luar Lirik Segmen MICE

12 November 2018, 12: 50: 59 WIB | editor : Perdana

POTENSI BESAR: Wisatawan menaiki andong di depan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Minggu (11/11). Wisata keraton cukup menjanjikan dijual di Micemart 2018.

POTENSI BESAR: Wisatawan menaiki andong di depan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Minggu (11/11). Wisata keraton cukup menjanjikan dijual di Micemart 2018. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

SOLO – Dinas Pariwisata (Disparta) Surakarta menggandeng 25 Profesional Conferencecam Organizer (PCO) dalam gelaran Micemart. Ajang ini berlangsung Selasa-Kamis (13-15/11). Diharapkan ajang ini mampu mendongkrak kunjungan wisata di Kota Bengawan. Melalui Meeting, Incentives, Conferences, and Exhibition (MICE).

Kepala Disparta Surakarta, Hasta Gunawan menjelaskan, pihaknya menggelar kegiatan Micemart yang kedua ini untuk mengenalkan lebih jauh mengenai potensi wisata di Kota Solo. Khususnya yang berkaitan dengan MICE.

”Ini event yang digelar kedua kalinya. Kali ini kami cukup konsen menggenjot potensi MICE. Sebab memiliki multiplier efect yang luas. Baik melalui potensi oleh-oleh khas, kuliner, belanja, dan lainnya,” terang Hasta kepada Jawa Pos Radar Solo, Mingu (11/11).

Event ini akan menggandeng 25 buyer dari luar kota. Diajak melihat langsung potensi yang ada di Kota Solo. Diharapkan para buyer yang terlibat bisa lebih yakin. Daripada hanya sekadar melihat gambaran semu seperti yang dilakukan di event serupa pada umumnya.

”Dengan mendatangkan para buyer langsung ke Solo, keuntungannya dari sisi anggaran lebih minim. Sebab kami tidak perlu berkunjung ke kota lain. Harapannya para buyer yang datang bisa menceritakan ke pihak lainnya setelah pulang nanti. Terkait dengan potensi Mice yang ada di Solo,” beber Hasta.

Ketua panitia Micemart 2018, Daryono menambahkan, kegiatan ini akan dikemas dengan konsep site inspection, table top, dan incentives trip. Sehingga para buyer bisa melihat secara langsung potensi MICE yang ada di Solo. Baik melalui hotel, convention, destinasi wisata, dan lainnya. 

Agar promo lebih efektif, buyer yang diundang dalam kegiatan itu lebih dispesifikan untuk kategori Profesional Conference Organizer (PCO). Serta sejumlah media yang konsen terhadap kegiatan MICE. ”Jumlah buyer yang kita undang sekitar 25. Jumlah itu lebih banyak dari gelaran sebelumnya yang hanya 20-an buyer,” ujar Daryono. 

Selama tiga hari kegiatan, ditargetkan dapat melakukan transaksi hingga Rp 6 miliar. Daryono optimistis target terealisasi. Mengingat potensi MICE di Solo sangat besar dan harga yang ditawarkan cukup kompetitif. Jika dibanding daerah lainnya. ”Sehingga kegiatan ini kami harapkan bisa optimal,” tandasnya. (vit/fer)

(rs/vit/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia