Minggu, 16 Dec 2018
radarsolo
icon featured
Boyolali

Ogah Diputus, Selingkuhan Sebar Foto Mesum ke Suami

14 November 2018, 07: 00: 59 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

Ogah Diputus, Selingkuhan Sebar Foto Mesum ke Suami

BOYOLALI - FES, 24, warga Desa Klari, Kecamatan Karanggede, Boyolali bersama kuasa hukumnya, Thontowi Jauhari melaporkan M, selingkuhan istrinya, S, 22, ke Polres Boyolali, Selasa (13/11). Karena diduga M menyebar foto perselingkuhannya dengan S. Serta mengancam merusak hubungan FES dengan S.

Ceritanya, S dan M menjalin asmara terlarang. Bahkan mereka sudah pernah melakukan hubungan badan di sebuah hotel di Salatiga.

Suatu ketika S ingin pisah dari M. Tak terima, M mengancam bakal merusak hubungan rumah tangga S dengan FES yang sudah terbina 4 tahun. Sekaligus meminta S menceraikan suaminya, FES.

Berbagai upaya dilakukan M. Termasuk mengirimi FES dan ayah mertuanya foto tak senonoh antara S dan M.

Kuasa hukum FES, Thontowi Jauhari menjelaskan, pada 8 November, kliennya mencoba mengklarifikasi hubungan istrinya dan M. Di sebuah warung makan di Karanggede. Saat diklarifikasi, M justru mencak-mencak dan menodongkan senjata menyerupai pistol warna hitam.

”Dia bilang agar kilen saya jangan macam-macam karena dia pegang pistol,” ujar Thontowi sembari dibenarkan FES kepada Jawa Pos Radar Solo di Mapolres Boyolali.

Sepulang ke rumah, FES mendapati pengakuan bahwa istrinya S memang selingkuh dengan M. Selama menjalin asmara, M meminta S menceraikan FES. Jika tidak dilakukan, M mengancam akan merusak rumah tangga S dan FES. Serta mengancam akan menyebarkan foto-foto tak senonoh tersebut.

M dilaporkan atar pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). ”Ancaman ini sudah dilakukan. M sudah mengirimkan foto-foto tak senonoh itu kepada FES dan ayah S. Kami serahkan semuanya ke Polres Boyolali. Kami menunggu tindak lanjutnya,” imbuh Thontowi.

Sementara itu, Kapolres Boyolali AKBP, Aries Andhi menyatakan, pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut. ”Nanti akan kami lihat tindak pidana apa yang ada di sana. Kalau dalam laporan kan perihal ancaman. Ya nanti akan kami dalami itu,” terangnya.

(rs/wid/fer/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia