Jumat, 06 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Ditinggal Beli Rokok, Bengkel Vulkanisir Ban Dilalap Si Jago Merah

14 November 2018, 06: 00: 59 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

Rumah sekaligus lokasi vulkanisir ban milik Susanto terbakar, Selasa (13/11).

Rumah sekaligus lokasi vulkanisir ban milik Susanto terbakar, Selasa (13/11). (A.CHRISTIAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Sebuah rumah yang juga lokasi vulkanisir ban di permukiman padat penduduk Kampung Gabudan RT 01 RW 09 Kelurahan Joyosuran, Kecamatan Pasar Kliwon terbakar, Selasa (12/11). Warga lainnya waswas api menjalar ke rumah tetangga.

Salah seorang saksi mata, Okvanto, 31, menuturkan, saat kejadian, dirinya sedang mengambil semen dan mencium bau asap.

"Kemudian saya panggil tukang untuk bersama-sama mencari sumber bau,” terang dia.

Ternyata, bau asap berasal dari belakang rumah warga yang terbakar. Saat digedor, rumah dalam keadaan kosong. Terpaksa pintu depan didobrak untuk akses memadamkan api.

"Bersama warga mencoba memadamkan api. Disemprot pakai selang, ada juga yang menyiram air pakai ember. Tapi, api tidak padam-padam. Malah api semakin besar karena tertiup angin. Akhirnya kita panggil damkar," bebernya. 

Pemilik rumah Susanto, 49, hanya bisa meratapi rumah serta lokasi usahanya selama belasan tahun tinggal arang. Dia mengakui sebelum kejadian meng-oven ban.

"Tadi saya tinggal ke warung sebentar buat beli rokok. Pas pulang sudah terbakar. Kerugian sekitar Rp 100 juta," katanya.

Kepala Dinas Damkar Surakarta Gatot Susanto menjelaskan, pihaknya mengerahkan sedikitnya delapan unit mobil dari pos pembantu Gading dan pos pusat Kottabarat.

"Kesulitan kita karena lokasi kebakaran di permukiman padat penduduk. Jalannya sempit. Armada tidak bisa masuk," paparnya. 

Kobaran api dapat dijinakkan sekitar 15 menit kemudian sehingga tidak menjalar ke urmah lainnya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. (atn/wa)

(rs/atn/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia