Minggu, 21 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

Gelar Operasi Zebra Candi, Polisi Temukan STNK Palsu

Teteskan Air, Tulisan Luntur

14 November 2018, 12: 53: 15 WIB | editor : Perdana

Gelar Operasi Zebra Candi, Polisi Temukan STNK Palsu

BOYOLALI- Tak hanya gigi saja yang palsu, surat kelengkapan kendaraan ternyata ada juga yang palsu. Satuan Polisi Lalu lintas (Sat Lantas) Boyolali menemukan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) Palsu saat Operasi Zebra Candi 2018. 

Kasat Lantas, AKP Febriyani Aer mewakili Kapolres Boyolali, AKBP Aries Andhi mengungkapkan penemuan STNK Palsu itu terjadi saat kegiatan Razia kendaraan di depan Mako Lantas, Kamis (1/11). Saat itu seluruh kendaraan yang melaju dari arah barat masukkan kedalam Mako untuk dilakukan pemeriksaan. 

Para pengendarapun langsung menunjukkan surat kelengkapan berkendara kepada petugas. Ada yang aneh dari STNK yang ditunjukkan pengendaran sepeda motor Honda CBR 250 warna merah berplat AD 6585 DH. 

STNK yang diberikan pengendara yang kemudian diketahui bernama Ari Muhammad Aji, itu berbeda dengan STNK pada umumnya. Font huruf dan warna STNK itu sangat jauh berbeda. 

Begitu juga dengan logo hologram pada STNK yang tak Nampak mengkilap. Curiga dengan STNK yang ditunjukkan warga Bulusari, RT 2, RW 8, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ampel itu, petugas langsung meneteskan air ke STNK tersebut. 

“ (Tulisan dan Gambar logo) Langsung luntur. Petugas langsung mengamankan STNK beserta sepeda motor dan pengendaranya,” ujar Febi, sapaan Febriani Aer, kemarin (14/11). 

Febi menyatakan STNK atas nama Wiyatno, dengan alamat Jalan Utama Bone, RT 09, RW 02, Nomor 72, Banyuanyar, Banjarsari, Surakarta ternyata tak sesuai spesifikasi teknis (spektek) fisik milik Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Mulai dari fisik kertas, tulisan, bahkan logo. 

Dari temuan itu, lanjut Febi STNK palsu tersebut dan teruskan ke Sat Reskrim Polres Boyolali untuk pengembangannya. “ Apakah ada sindikat pemalsuan, atau bagaimana, biar Fungsi reskrim yang mendalami,” terang Febi. 

Febi menambahkan selama Operasi Zebra tahun ini, Sat Lantas menindak 5.836 pengendara yang tak tertib. Dari jumlah tersebut sebanyak 4.378 pengendara diganjar sanksi tilang. Sisanya, hanya diberikan teguran. 

“ jumlah pelanggaran dari operasi Zebra tahun lalu meningkat 17 persen atau 847,” terang Febi. Tak memakai helm saat berkendara dan melawan arus masih mendominasi jumlah pelanggaran saat operasi Zebra ini. (wid)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia