Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Sering Jiplak Karya Indonesia, Kurangi Buyer Tiongkok di IFEX 2019

16 November 2018, 11: 00: 59 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

HIMKI Soloraya bahas persiapan IFEX 2019.

HIMKI Soloraya bahas persiapan IFEX 2019. (NOVITA RAHMAWATI/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Sebanyak 60 pelaku industri mebel dan kerajinan se-Eks Karesidenan Surakarta bakal menyemarakkan International Furniture Expo (IFEX). Berlokasi di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, 11-14 Maret 2019 mendatang. Ajang ini bakal diikuti puluhan ribu buyer dari berbagai negara di seluruh dunia. 

Senior Project Manager PT Dyandra Promosindo, Rizki Pahrudi menjelaskan, IFEX 2019 akan dihadiri sekitar 11.400 buyer. Sedangkan untuk exhibitor-nya merupakan 450 pelaku industri kecil menengah (IKM) dari seluruh Indonesia. ”Untuk buyer paling banyak mayoritas dari Australia dan Amerika Serikat. Sedangkan di urutan ketiga dari Tiongkok,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Solo, Kamis (15/11).

Diakui Rizki, saat ini penyelenggara sedang mereduksi buyer asal Tiongkok. Mengantisipasi pengalaman-pengalaman sebelumnya. Di mana produk yang dipamerkan dalam IFEX banyak yang dijiplak.

”Biasanya mereka datang sebagai buyer namun hanya memotret saja, tidak melakukan transaksi. Tapi setelah ada pameran di negara lain, produk yang desainnya sama dipamerkan dari Tiongkok. Karena itu kami mengurangi buyer dari sana dan fokus pada buyer yang negaranya menjadi market leader,” tandas Rizki.

Sebagai informasi, gelaran IFEX 2018 berhasil menarik sekitar 11.429 buyers dan visitors dari 114 negara. IFEX tahun lalu diikuti lebih dari 500 peserta dari dalam dan luar negeri. Sementara nilai on the spot transaction tercatat USD 350 juta dan follow up transcation sebanyak USD 790 juta. Sehingga total transaksi mencapai USD 1,14 miliar.

Sekertaris DPD Himki Soloraya, Abdullah Hadi menambahkan, pameran ini diharapkan bisa mendongkrak penjualan. Mengingat IFEX merupakan event bertaraf internasional. Tak mengherankan pelaku usaha yang tergabung dalam DPD HIMKI Soloraya banyak yang berminat mengikuti pameran ini.

”Dari total 100 anggota HIMKI se-Eks Karesidenan Surakarta, ada 60 yang sudah terdaftar. Sisanya masih waiting list untuk pameran di tahun berikutnya. Pesertanya tidak hanya mebel saja, namun cukup beragam. Baik kerajinan hingga furniture juga ada,” tandasnya.

(rs/vit/fer/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia