Minggu, 16 Dec 2018
radarsolo
icon featured
Klaten

Kabar Gembira, Bikin Akta Baru Sekarang Bonus KIA

19 November 2018, 13: 00: 59 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

Warga menunjukan KIA untuk kedua anaknya di Kantor Disdukcapil Klaten, Sabtu (17/11).

Warga menunjukan KIA untuk kedua anaknya di Kantor Disdukcapil Klaten, Sabtu (17/11). (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

KLATEN - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Klaten mulai melakukan pencetakan kartu identitas anak (KIA). Hanya saja, pencetakan masih terbatas. Belum mampu mengakomodasi seluruh anak di Kota bersinar. Per hari hanya dicetak 350 keping saja.

Kabid Pendaftaran Kependudukan Disdukcapil Klaten, Sri Hartanto menjelaskan,  terjadi lonjakan pemohon KIA. Disebabkan masifnya informasi dari media sosial. Mengantisipasi antrean panjang, pencetakan KIA dibatasi. Mengingat sarana dan prasarana yang dimiliki belum memadai.

Disdukcapil Klaten baru memiliki dua mesin pencetak KIA beserta dua petugas. Sementara pemohon KIA per hari mencapai 300 orang. Terkait pencetakan KIA, 200 keping khusus bagi pemohon akta kelahiran baru. Otomatis langsung mendapatkan nomor induk kependudukan (NIK), kartu keluarga (KK), akte dan KIA.

Ini merupakan program unggulan Disdukcapil Klaten dengan sebutan four in one.

”Jadi 200 keping untuk program unggulan itu, sedangkan sisanya 150 keping untuk umum. Jadi total pencetakan yang bisa dilakukan 350 keping setiap harinya,” terang Sri Hartanto kepada Jawa Pos Radar Solo.

Dalam pembuatan KIA, ada sejumlah persyaratan yang harus disertakan. Yakni fotokopi KK dan akta, serta foto ukuran 3 4 bagi mereka yang berusia lima tahun. Foto yang disertakan boleh berwarna maupun hitam putih. Sedangkan di bawah lima tahun tidak diwajibkan menyertakan foto.

Jika persyaratan terpenuhim, pencetakan bisa segera dilakukan di hari yang sama. Tetapi dengan catatan tidak ada kerusakan pada mesing pencetakan. Hanya saja yang membedakan dengan e-KTP, tidak terdapat chip. Hanya berupa hologram.

Saat ini di bidang inovasi Disdukcapil Klaten telah mencoba bekerja sama dengan pemilik usaha. Harapannya kepemilikan KIA menjadi lebih bermanfaat. Bisa mendapatkan diskon menarik. Misalnya saat pembelian buka pelajaran di sejumlah toko tertentu, sehingga memiliki manfaat yang lebih.

Singgih, warga Kelurahan Gayamprit, Kecamatan Klaten Selatan mengaku sudah membuat KIA untuk kedua anaknya.

”Saya harapkan ada pengembangan dalam pemanfaatan KIA itu sendiri. Jadi tidak sekadar identitas anak saja. Tapi kartunya bisa dimanfaatkan untuk beli buku pelajaran atau untuk naik transportasi umum dapat diskon khusus,” bebernya.

(rs/ren/fer/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia