Rabu, 13 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Pabrik Plastik Membara, Pemilik Tekor Ratusan Juta

24 November 2018, 12: 58: 55 WIB | editor : Perdana

DIPICU KORSLETING: Asap membumbung tinggi dari dalam pabrik plastik di Tambak, Grogol, Sukoharjo kemarin siang.  (23/11)

DIPICU KORSLETING: Asap membumbung tinggi dari dalam pabrik plastik di Tambak, Grogol, Sukoharjo kemarin siang. (23/11) (DAMIANUS BRAM-RYANTONO PS/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO – Kebakaran pabrik kembali terjadi di wilayah Sukoharjo. Kali ini si jago merah melalap pabrik plastik PT Surya Langkah Utama (Diana Plastik) di Dusun Tambak, Desa/Kecamatan Grogol pukul 12.30 kemarin (23/11). Kerugian ditaksir mencapai Rp 400 juta.

Salah satu karyawan pabrik Ardani mengatakan, kebakaran terjadi usai istirahat setelah karyawan laki-laki melaksanakan ibadah salat Jumat. Tiba-tiba kepulan asap hitam memumbung tinggi dari kawasan pabrik. ”Saya lalu panggil teman-teman untuk menghubungi pemadam kebakaran,” papar dia. 

Saksi mata lainnya Musiko mengatakan, setelah salat Jumat dia masuk ke dalam pabrik dengan kondisi masih sepi. Ketika sampai di pintu bangunan paling belakang dia mendengar suara percikan dari dalam. Setelah itu, dia mendekat dan melihat api sudah membesar setinggi tembok. 

” Saya langsung lari sambil berteriak memanggil teman-teman lain dan ada  yang menghubungi pihak yang berwajib (polisi),” katanya.

Setelah itu, karyawan langsung berusaha menyelamatkan aset-aset pabrik. Kejadian kebakaran tersebut juga sempat membuat warga di sekitar pabrik ikut panik. Mereka berlarian keluar rumah karena khawatir api akan merembet ke rumah mereka karena saat itu api makin besar. Apalagi di kawasan tersebut termasuk kawasan padat industri dan banyak tempat usaha berdiri. 

”Kami sudah lakukan upaya pemadaman. Saya turun langsung juga ke lapangan,” papar Camat Grogol Bagas Windaryatno.

Kabid Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo Margono mengatakan, asap hitam pekat dari dalam pabrik plastik yang terbakar sempat membuat petugas mengalami kesulitan untuk memadamkan api. Kendala lainnya berupa akses ke lokasi dipenuhi warga yang menonton kejadian kebakaran.

Api dengan cepat membesar karena kencangnya angin dan banyaknya bahan mudah terbakar berupa plastik. Upaya pemadaman dilakukan dengan mengerahkan mobil pemadam kebakaran dari Sukoharjo dan daerah lain di eks Karesidenan Surakarta. 

”Sampai sekarang masih dilakukan upaya pemadaman dan pendinginan karena posisi dalam pabrik berisi plastik mudah terbakar,” ujarnya.

Kapolsek Grogol AKP Dani Herlambang mengatakan, penyebab kebakaran masih dalam pemeriksaan petugas. Meski begitu diduga karena faktor korsleting listrik. Akibat kejadian tersebut diduga pemilik pabrik mengalami kerugian sekitar Rp 400 juta. 

”Penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik karena pada bagian barat tembok pabrik sebelah luar ada tiang listrik dan kabel,” ujarnya. (yan/bun)

(rs/yan/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia