Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Sasar Pemilih Pemula, KPU Hadirkan Icon Game

26 November 2018, 13: 15: 59 WIB | editor : Perdana

ICON UNIK: Sosialisasi yang digelar KPU Sukoharjo di kawasan Car Free Day (CFD)  Jalan Veteran kawasan Alun – alun Satya Negara Minggu (24/11).

ICON UNIK: Sosialisasi yang digelar KPU Sukoharjo di kawasan Car Free Day (CFD)  Jalan Veteran kawasan Alun – alun Satya Negara Minggu (24/11). (RYANTONO P.S./RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO – Sosialisasi yang digelar KPU Sukoharjo di kawasan Car Free Day (CFD)  Jalan Veteran kawasan Alun – alun Satya Negara Minggu (25/11) menghadirkan tokoh unik. Mereka menyasar kaum milenial untuk mendongkrak angka pemilih muda.

Komisioner Divisi Sosialisasi KPU Sukoharjo Suci Handayani mengatakan, sosialisasi yang dilakukan KPU Sukoharjo memang dikemas berbeda. Mereka menghadirkan beberapa tokoh game mobile legend untuk menarik perhatian kaum muda. Sebab, yang mereka sasar adalah kaum milenial.

Selain itu, mereka juga menghadirkan band asal solo yakni Owah band. Kegiatan tersebut sekaligus puncak pengumuman pemenang lomba Vlog dan Poster yang diselenggarakan KPU Sukoharjo. Peserta yang mengikuti kegiatan ini mencapai puluhan. ”Dengan pendekatan ini diharapkan para pemilih milenial akan lebih mengenal tentang pemilu dan tidak golput,” papar dia.

Kegiatan sengaja dilakukan di Alun – alun Sukoharjo untuk menarik minat warga yang menghadiri CFD.  Tema yang mereka angkat dalam kegiatan tersebut adalah Milenial Gak Takut Nyoblos. Ada dua kategori dalam lomba yang digelar yakni pelajar dan umum. Para peserta tidak dipungut biaya sama sekali.

Gaya ngocol para personil Owah Gerr Band benar-benar mampu menjadi magnet pengunjung CFD untuk mendekat ke arah panggung. Lagu-lagu plesetan tetap jadi sentral penampilan grup band tersebut. Banyolan-banyolan ala Solo yang sudah terbiasa membuat penonton tak lepas dari tawa. Acara itu sendiri merupakan puncak acara pengumuman pemenang Lomba Vlog dan Poster yang digelar KPU Sukoharjo.

”Memang tujuan kami adalam memberikan sosialisasi pada pemilih milenial sebagai generasi cerdas memilih. Acara kami kemas berbeda agar tidak membosankan. Apalagi sasarannya adalah pemilih milenial sehingga kami juga harus bisa mengemasnya dengan gaya milenial pula,” kata Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda selepas acara.

KPU ingin memberikan sosialisasi pada pemilih milenial untuk peduli dengan pemilu. Kepedulian tersebut diwujudkan dengan keikutsertaan pemilih milenial dalam pemilu 2019 nanti. Acara sosialisasi yang dikemas dengan konsep yang berbeda terbukti cukup efektif. ”Tujuan utama kami memberikan pendidikan politik pada pemilih milenial tercapai, disisi lain masyarakat juda mendapatkan hiburan. Dengan begini mindset masyarakat soal sosialisasi itu membosankan setidaknya bisa mulai hilang,” papar dia. (yan)

(rs/yan/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia