Selasa, 19 Mar 2019
radarsolo
icon featured
Solo

“Ketua DPRD” Beraksi, Tipu Belasan Juta

05 Desember 2018, 13: 10: 43 WIB | editor : Perdana

“Ketua DPRD” Beraksi, Tipu Belasan Juta

SOLO – Hati-hati bermain di media sosial. Bila tidak waspada bisa jadi akan menjadi korban penipuan. Seperti kasus yang menimpa Ketua DPRD Surakarta Teguh Prakosa ini. Gara-gara percakapan di Facebook dengan seseorang, nomor teleponnya dibajak dan digunakan untuk menipu para korbannya. Bahkan, sudah ada tiga korban yang berhasil diperdaya dan uang belasan juta pun melayang. 

Saat dihubungi Jawa Pos Radar Solo via telepon, Teguh menuturkan bahwa awalnya Senin malam (3/12) ada pesan masuk melalui aplikasi Facebook meminta nomor whatsapp Teguh. Karena Teguh berprasangka baik bahwa yang meminta tersebut warganya, dia pun memberikan nomor Whatsappnya.

 Dari sinilah kemudian nomor ini dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab tersebut untuk meminta uang kepada sejumlah koleganya di daftar nomor Whatsappnya. 

“Awalnya saya tidak sadar kalau kena tipu. Yang menyadari justru Pak Wali (Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo). Jadi, orang tadi (mengatasnamakan Teguh) mengirim pesan ke Pak Wali tanya posisinya di mana. Padahal, saya kan selalu pakai bahasa halus dengan Pak Wali, lalu saya dihubungi beliau tanya maksud chat tersebut,” ujarnya kemarin (4/12).

Setelah ditelusuri ternyata sudah ada beberapa orang yang tertipu. Dengan alasan sedang butuh uang untuk sebuah keperluan mendesak, oknum yang mengatasnamakan Teguh tadi minta untuk dipinjami uang. Tentu saja beberapa koleganya percaya karena yang digunakan nomor Whatsapp yang biasa digunakan Teguh.

Ada tiga orang yang sudah terkena korban tipu. Yakni teman kuliahnya diperas Rp 10 juta dengan transaksi Selasan kemarin pukul 08.00 WIB, ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Baluwarti yang mentransfer Rp 6 juta dan Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Solo Gareng S Haryanto berhasil diminta Rp 5,5 juta.

Kini proses kepolisian sudah berlangsung. Teguh mengaku sudah melaporkan ini ke kepolisian dan kasus sedang diproses. Hasil sementara menyatakan penipu berasal dari nomor luar negeri, Malaysia. Sedangkan untuk nomor WA sendiri, saat ini sudah normal kembali. “Sudah kembali normal nomor saya. Sekarang tinggal konfirmasi ke kolega-kolega saja,” tandasnya. 

Sementara itu, Ketua Kadin Solo Gareng S Haryanto membenarkan jika pihaknya sudah transfer uang kepada oknum yang mengaku sebagai Ketua DPRD Solo Teguh Prakosa. Pasalnya selama ini Gareng menilai Teguh bukan orang yang bermasalah dengan keuangan, sehingga dirinya langsung saja mengirimkan uang tersebut ketika ada WA masuk. 

“Saya percaya saja. Apalagi kalau Pak Teguh sampai minta tolong ditransfer berarti kan penting. Tapi sudahkan, ini jadi pelajaran bersama saja,” ujarnya saat dihubungi via telepon.

Terkait kasus tersebut,  Kasatreskrim Polresta Surakarta Kompol Fadli mengatakan, hingga kemarin sore pihaknya belum ada laporan resmi terkait kasus yang menimpanya ketua DPRD Solo ini. “Belum ada (laporan kepolisian). Tapi Pak Teguh memang datang ke sini untuk konsultasi terkait kasus tersebut,” ujar Fadli. (vit/atn/bun)

Kronologi Pembajakan Akun Whatsapp Ketua DPRD Solo

1. Senin malam (3/12) ada pesan masuk lewat aplikasi Facebook milik Teguh Prakosa.

2.     Selasa pagi (4/12) dia ditelepon wali kota menanyakan maksud chat di WA.

3. Teguh kaget karena tidak merasa chat wali kota.

4. Setelah itu dia juga menerima telepon dari beberapa koleganya untuk konfirmasi soal transfer uang kepada dirinya seperti yang diminta            lewat WA Teguh.

5. Teguh yang merasa tidak pinjam uang lewat WA semakin yakin kalau nomor WA-nya telah dibajak oknum untuk menipu para koleganya.

6. Kasus ini kemudian dilaporkan ke kepolisian dan dari deteksi awal posisi pelaku di Malaysia.

(rs/vit/atn/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia