Minggu, 17 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

Ratusan Rumah Rusak Diterjang Angin

05 Desember 2018, 19: 10: 28 WIB | editor : Perdana

Ratusan Rumah Rusak Diterjang Angin

BOYOLALI—Kedashyatan angin ribut yang menerjang kawasan lereng Merapi Selasa (4/12) harus diakui. Sedikitnya ada 138 rumah warga di lereng Gunung Merapi di Desa Samiran, Kecamatan Selo, rusak saat hujan yang disertai angin itu terjadi.

Hampir semua rumah yang terdampak bencana mengalami kerusakan pada atap dengan intensitas ringan hingga berat. Hanya satu di antaranya yang mengalami longsor.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali, rumah di Samiran yang atapnya rusak berada di Dukuh Kuncen sebanyak 20 unit, dengan rincian 1 unit mengalami rusak berat, 11 rusak sedang, dan 8 rusak ringan. Di Dukuh Pentongan, rumah yang atapnya rusak sebanyak 25 unit dengan intensitas ringan. Di Dukuh Pojok 56 rumah juga atapnya rusak dengan rincian 18 rusak berat, 20 rusak sedang, dan selebihnya rusak ringan. Di Dukuh Plalangan, 24 rumah mengalami kerusakan atap terdiri atas 7 unit rusak berat, 10 unit rusak sedang, dan selebihnya rusak ringan.

Kerusakan juga terjadi Dukuh Teraglsruni. Ada 12 unit rumah atapnya rusak ringan dan 1 rumah mengalami rusak berat karea temboknya roboh akibat terkena fondasi tetangga yang longsor.

Kepala BPBD Boyolali Bambang Sinungharjo mengatakan, rumah terdampak hujan disertai angin yang masuk dalam kategori berat adalah yang genting atapnya rusak lebih dari 2.000 buah, rusak sedang antara 500-2.000, dan ringan kurang dari 500 buah.

Untuk itu selain mengerahkan,  mengerahkan anggota tim untuk membantu membersihan lokasi bersama warga, sukarelawan, TNI dan Polri, pihaknya juga mengirimkan bantuan logistik untuk para korban. “Kami akan ke lokasi untuk menyerahkan bantuan untuk sebagian korban,” ujarnya.

Kabid Kedaruratan Purwanto, Komandan SAR BPBD Fajar Kurniawan, dan anggota tim reaksi cepat (TRC) BPBD, sukarelawan Jalin Merapi, Mujiyanto.

bencana alam di Boyolali ini menarik perhatian Dirjen Penyediaan Perumahan pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU PR), Rubiyo. Dia datang ke Boyolali untuk meninjau beberapa rumah terdampak bencana tersebut. “Kami sudah sudah meminta pemerintah desa setempat untuk mendata rumah-rumah yang rusak sesuai intensitasnya. “Terhadap Rehab atau perbaikan terhadap rumah yang rusak itu nanti akan ada dinas terkait atau kementrian terkait yang menanganinya,” imbuhnya(wid)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia