Minggu, 16 Dec 2018
radarsolo
icon featured
Solo

Tolak Lahan Kentingan Baru Digusur, Warga Lempari Polisi dengan Batu

06 Desember 2018, 12: 12: 25 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

Warga hadang petugas yang hendak mengeksekusi lahan Kentingan Baru Jebres Solo, Kamis (6/12).

Warga hadang petugas yang hendak mengeksekusi lahan Kentingan Baru Jebres Solo, Kamis (6/12). (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

SOLO - Eksekusi lahan Kampung Kentingan Baru,  Kelurahan/Kecamatan Jebres, Kecamatan Jebres, Solo, Kamis (6/12) berlangsung panas. Warga yang menolak, memblokir gapura kampung dengan bambu dan kayu. Mereka juga membakar ban bekas dan melempari petugas dengan batu.

Sejak pagi buta, warga sudah menunggu kedatangan petugas eksekusi lahan. Sembari membakar ban truk bekas. Api lalu dipadamkan petugas dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). 

Usai api padam, anggota kepolisian langsung mencoba membongkar blokade bambu di gapura. Aksi tersebut  dibalas warga dengan lemparan batu dari dalam kampung. Warga yang dianggap sebagai provokator langsung diamankan.

Gapura Kampung Kentingan Baru Jebres diblokade warga pakai bambu dan kayu.

Gapura Kampung Kentingan Baru Jebres diblokade warga pakai bambu dan kayu. (ANTONIUS CHRISTIAN/RADAR SOLO)

"ini negara hukum, kenapa kami dibeginikan?" teriak warga saat eksekusi terjadi.

Meski mendapat penolakan,  tidak menyurutkan proses eksekusi. Setelah blokade berhasil dibongkar, petugas langsung mengeksekusi lahan. Barang-barang di dalam rumah langsung dikeluarkan.

Wakapolresta Surakarta,  AKBP Andy Rifai menuturkan sedikitnya 245 persinel dikerahkan guna melakukan pengamanan.

"kita di sini hanya mengamankan proses, sejauh ini masih kondusif," terang Andy. 

(rs/atn/fer/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia