Senin, 27 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Boyolali

Urai Kemacetan saat Natal, Usul Tol Salatiga-Colomadu Dibuka

10 Desember 2018, 11: 00: 59 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

Junction tol Colomadu menuju Salatiga, Minggu (9/12). Jajaran Satlantas Polres Boyolali berharap tol segmen Salatiga-Colomadu dibuka saat Natal.

Junction tol Colomadu menuju Salatiga, Minggu (9/12). Jajaran Satlantas Polres Boyolali berharap tol segmen Salatiga-Colomadu dibuka saat Natal. (HENDRA CAHYONO/RADAR SOLO)

Share this      

BOYOLALI - Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2019, diprediksi bakal terjadi pengingkatan arus kendaraan di jalur arteri di Boyolali. Nah, mengurai kepadatan, jajaran Satlantas Polres Boyolali mengusulkan jalan tol segmen Colomadu-Salatiga kembali difungsikan.

Kasat Lantas Polres Boyolali, melalui Kanit Dikyasa, Ipda S. Widodo memperkirakan jumlah kendaraan yang melintas pada perayaan Natal dan Tahun Baru nanti bakal meningkat. Meski peningkatan jumlah kendaraan tak sebanyak Lebaran kemarin.

”Kepadatan arus lalu lintas pasti terjadi. Untuk itu kami minta kepada pengelola jalan tol untuk dapat memfungsikan kembali. Khususnya jalan tol yang ada di wilayah Boyolali,” kata Widodo kepada Jawa Pos Radar Solo, Minggu (9/12).

Dibukanya tol segmen Salatiga-Colomadu, pemudik dari Jakarta dapat dengan lancar sampai tujuan. Karena pengendara melintasi jalur tol mulai Salatiga hingga Ngawi sepanjang 122,9 km.

”Ruas Tol Salatiga-Colomadu harapannya dapat difungsikan. Meski masih terdapat proses pengerjaan. Difungsikannya tol Salatiga-Colomadu ini dapat dilalukan seperti arus mudik Lebaran kemarin,” harapnya.

Pada masa Lebaran kemarin, tol segmen Slatiga-Colomadu dibuka sejak puku; 06.00-17.00 WIB. Begitupun untuk pemakian jalur. Jalur tol yang masih fungsional, hanya akan dibuka untuk satu arah saja.

Begitu juga dengan jenis kendaraan yang melintas akan dibatasi. Yakni khusus kendaraan Golongan I saja. Contohnya kendaraan pribadi jenis sedan atau minibus. Satlantas bakal menyiapkan petugas agar perjalanan pengendara berjalan lancar.

”Petugas siap membantu memperlancar arus lalu lintas di jalan tol yang difungsikan itu,” tandas Widodo.

Tak hanya itu saja, satlantas juga sudah mempersiapkan rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan pada malam tahun baru nanti. Harapannya kemacetan lalu lintas pada malam pergantian tahun berjalan lancar.

”Pengalaman tahun lalu, arus lalu lintas dari arah Semarang dan Solo yang akan masuk ke kota mengalami kemacetan panjang. Rencana rekayasa lalu lintas itu antara lain melakukan sistem buka tutup arus. Yakni di Jalan Boyolali-Ampel dan Solo-Boyolali,” terang Widodo. 

Akses keluar dan masuk ke kota juga diberlakukan rekayasa lalu lintas. Untuk itu, di setiap titik rawan kecelakaan, akan disiagakan personel polisi untuk mengamankan arus.

”Jika terjadi titik kemacetan, jangan sampai jalur alternatif kendaraan melambung jauh,” ujar Widodo.

Budi Cahyadi, 37, warga Kecamatan Banyudono menyambut baik usulan dibukanya tol segmen Salatiga-Colomadu. Apalagi banyak kerabatnya yang berencana mudik dari Jakarta.

”Ya bagus kalau tol Salatiga-Colomadu dibuka. Keluarga bisa cepat mudik sampai rumah,” bebernya.

(rs/wid/fer/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia