Rabu, 13 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Tiket Pesawat Naik saat Natal dan Tahun Baru

11 Desember 2018, 13: 55: 59 WIB | editor : Perdana

KOMPAK NAIK: Sebuah pesawat maskapai penerbangan Sriwijaya Air berada di landasan pacu Bandara Adi Soemarmo, baru-baru ini.

KOMPAK NAIK: Sebuah pesawat maskapai penerbangan Sriwijaya Air berada di landasan pacu Bandara Adi Soemarmo, baru-baru ini. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Badan Pusat Statisik (BPS) Kota Surakarta memprediksi Desember ini bakal terjadi inflasi. Pemicu utamanya kenaikan tarif angkutan udara. Meningat akhir tahun ini bertepatan momentum perayaan Natal dan Tahun Baru 2019.

Kasi Statistik Distribusi BPS Kota Surakarta, M.A.B. Herminawati menjelaskan, biasanya momentum akhir tahun yang perlu diwaspadai yakni kenaikan tarif angkutan udara. Di mana liburan akhir tahun banyak yang menggunakan jasa angkutan udara untuk bepergian. Selain itu perayaan Hari Raya Natal, banyak yang kembali ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga.

”Pada November sendiri tercatat inflasi di Solo sebesar 0,22 persen. Dari data ini tercatat tarif angkutan udara mengalami kenaikan 11,69 persen. Andil inflasi sebesar 0,08 persen,” jelas Herminawati kepada Jawa Pos Radar Solo, Senin (10/12).

Pada November, sebenarnya tarif angkutan udara sudah mengalami kenaikan. Mengingat sepanjang November, banyak event berskala nasional yang digelar di Kota Bengawan. Diperkirakan tarif tinggi ini masih tetap bertahan hingga Desember ini.

Tak hanya tarif angkutan udara, selama Desember ini kenaikan tarif juga diperkirakan terjadi pada semua jenis angkutan. Baik angkutan darat dengan moda kereta api dan bus, maupun kapal. ”Adanya momen Natal dan tahun baru hampir bersamaan dengan libur panjang sekolah. Sehingga dipastikan harga tiket angkutan naik,” terang Herminawati.

Wakil Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Surakarta, Bandoe Widiarto menambahkan, pihaknya juga mencermati tiket pesawat. Sebab berpotensi memicu inflalsi di Desember ini. Sementara untuk komoditas pangan, TPID bersama dengan pemerintah daerah melakukan kegiatan pasar murah.

”Karena itu, untuk tiket pesawat kami akan berkoordinasi dulu dengan PT Angkasa Pura. Supaya tidak ada lonjakan harga saat momen Natal dan Tahun Baru mendatang,” tandasnya. (vit/fer)

(rs/vit/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia