Rabu, 20 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Perbankan Pastikan Likuiditas Aman

14 Desember 2018, 10: 45: 59 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

Pelayanan terhadap customer di BNI Slamet Riyadi Solo. Pihak perbankan memastikan likuiditas selama Natal dan Tahun Baru aman.

Pelayanan terhadap customer di BNI Slamet Riyadi Solo. Pihak perbankan memastikan likuiditas selama Natal dan Tahun Baru aman. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Kalangan perbankan punya tanggung jawab besar saat perayaan Natal dan Tahun Baru 2019. Yakni mengamankan likuiditas pada masa liburan mendatang. Terutama memaksimalkan pelayanan kebutuhan uang bagi nasabah.

Pimpinan Cabang BNI Slamet Riyadi Solo, Fakhrul Razi menyampaikan, pihaknya menjamin likuiditas aman. Berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI), kantor cabang, serta kantor cabang pembantu (KCP).

”Kami mempersiapkan kebutuhan likuiditas dengan menambah alokasi anggaran. Termasuk menyiapkan kebutuhan uang di seluruh ATM yang ada di wilayah kami,” terang Fakhrul kepada Jawa Pos Radar Solo, Kamis (13/12).

Tahun ini, alokasi uang dinaikkan 24 persen dibandingkan sebelumnya. BNI optimistis kebutuhan uang kartal bagi masyarakat terpenuhi. Terkait likuiditas, dianggap penting karena di momen Natal dan Tahun Baru, banyak orang yang berkunjung ke Kota Solo. Apalagi pada periode tersebut bersamaan dengan libur sekolah.

”Karena akses transportasi menuju Solo sekarang ini juga sudah banyak kemudahan. Utamanya hadirnya jalan tol. Jadi potensi kunjungan ke Solo kami prediksi terus melonjak,” papar Fakhrul.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI), Bandoe Widiarto mengaku di momen Natal dan Tahun Baru ini, pasokan uang yang disediakan mencapai Rp 1,7 triliun. Meningkat 22 persen dibandingkan 2017.

”Tahun lalu kami hanya menyiapkan Rp 1,4 triliun saja,” jelasnya.

Biasanya, pada momen perayaan Natal dan Tahun Baru, ada peningkatan kebutuhan uang. Nantinya pasokan uang difokuskan untuk memenuhi kebutuhan ATM se-Eks Karesidenan Surakarta. Mayoritas uang yang disediakan pecahan besar. Yakni pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu.

Bandoe meminta seluruh perbankan mengutamakan keamanan dan kebersihan mesin ATM. Sebagai wujud layanan yang aman dan nyaman terhadap masyarakat.

”Kebersihan mesin ATM dijaga, diawasi, CCTV yang tidak berfungsi dicek. Sehingga masyarakat benar-benar mendapatkan pelayanan yang baik,” bebernya.

(rs/vit/fer/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia