Minggu, 20 Jan 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Masyarakat Kudu Cerdas Menggunakan Hak Pilih

15 Desember 2018, 21: 05: 59 WIB | editor : Perdana

SHARING: Diskusi publik soroti pemilu 2019 yang digelar Forum Nasional Bhineka Tunggal Ika.

SHARING: Diskusi publik soroti pemilu 2019 yang digelar Forum Nasional Bhineka Tunggal Ika. (ISWARA BAGUS NOVIANTO/RADAR SOLO)

SOLO – Menjelang pemilu 2019, di media sosial mulai marak beragam ujaran kebencian. Seakan-akan masyarakat terpecah menjadi dua kubu pendukung masing-masing capres-cawapres. Fenomena ini dinilai sangat mengkhawatirkan persatuan dan kesatuan bangsa. 

"Kita semua tahu, pemilu 2019 mulai memanas. Banyak cara-cara negatif yang digunakan untuk memenangkan pasangan masing-masing," ujar Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Surakarta Budi Wahyono dalam diskusi publik bertema Pemilu Damai Menuju Negara Demokratis di Hotel Grand Setiakawan, Banjarsari, Solo, Jumat (14/12).

Menyikapi hal tersebut, Budi mengimbau masyarakat cerdas memilih partai maupun capres-cawapres yang bakal memimpin bangsa.  

Di tempat yang sama, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret (UNS) Akhmad Ramdhon mengatakan, penyebaran isu kasus 1965 melalui media sosial sangat masif.

"Hendaknya, masyarakat lebih selektif dalam menerima informasi sebelum mereka menyebarkannya kembali. Melakukan klarifikasi. Jangan mudah terprovokasi. Saat ini banyak informasi bersifat menjatuhkan masing-masing capres-cawapres di media sosial," paparnya. 

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surakarta Nurul Sutarti dalam kesempatan tersebut mendorong masyarakat menggunakan hak pilihnya. Tiap hak pilih yang diberikan akan memberikan dampak besar bagi perkembangan bangsa.

"Kami terus melakukan sosialisasi agar masyarakat menggunakan hak pilihnya. Dengan hak pilih yang diberikan akan memberikan dampak besar bagi perkembangan bangsa dan negara," tutur Nurul. 

Di akhir acara, kegiatan yang diinisiasi oleh Forum Nasional Bhineka Tunggal Ika tersebut mengajak ratusan peserta diskusi menjaga pemilu tetap damai. (sct/isw/wa)

(rs/isw/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia