Minggu, 20 Jan 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Gaji Abdi Dalem Kembali Diungkit

15 Desember 2018, 20: 05: 59 WIB | editor : Perdana

Gaji Abdi Dalem Kembali Diungkit

SOLO – Ontran-ontran di internal Keraton Kasunanan Surakarta tak kunjung mereda. Salah satunya soal belum terwujudnya kesepakatan pembentukan unit pelaksana teknis pengelolaan keraton antara Raja Keraton Kasunanan Surakarta Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi dengan adik-adiknya.

Juru bicara kerabat keraton Eddy Wirabhumi mengatakan, belum terbentuknya UPT berdampak pada tidak cairnya dana bantuan dari pemerintah. Alhasil, gaji abdi dalem masih dibayarkan dengan cara patungan dari kantong pribadi masing-masing kerabat keraton.

Selama tujuh tahun terakhir, Eddy mengklaim para kerabat menghabiskan Rp 80 juta per bulan untuk gaji 500 abdi dalem. "Kami setuju dengan UPT yang dibentuk pemerintah. Namun, PB XIII tidak setuju dengan alasan macam-macam," terangnya, Jumat (14/12).

Rata-rata abdi dalem telah mengabdi di keraton selama 40 tahun. Mereka mendapatkan gaji terendah Rp 100.000 per bulan, dan tertinggi Rp 1,5 juta. 

Sementara itu, juru bicara PB XIII Hangabehi, Ferry Firman Nurwahyu meminta para kerabat keraton tidak mengeluh soal gaji abdi dalem. Sebab,  PB XIII juga menggeluarkan uang pribadinya untuk menggaji sebanyak 150 abdi dalem.

"Kalau kerabat keraton mau menjalankan isi kesepakatan akta perdamaian, persoalan gaji abdi dalem selesai. Raja sangat peduli dengan keraton termasuk abdi dalem," tutup dia. (ves/wa)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia