Selasa, 18 Jun 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Pilihan Ketua RT Unik ala Pemilu di Sragen

17 Desember 2018, 09: 00: 59 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

Tokoh Punokawan meramaikan pemilihan Ketua RT 43 RW 13 Kelurahan Sragen Wetan, Kecamatan Sragen Kota, Minggu (16/12).

Tokoh Punokawan meramaikan pemilihan Ketua RT 43 RW 13 Kelurahan Sragen Wetan, Kecamatan Sragen Kota, Minggu (16/12). (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN - Kerukunan dan sistem Demokratis di RT 43 RW 13, Kelurahan Sragen Wetan, Kecamatan Sragen Kota patut jadi tauladan masyarakat di semua lini. Mereka mencontohkan bagaimana mempraktikkan demokrasi. Namun dengan terus menjaga guyub rukun antarwarga. Mengemas pemilihan RT selayaknya pemilihan umum (Pemilu), Minggu (16/12).

Pelaksanaan pemilihan Ketua RT juga diselenggarakan dengan jujur dan adil. Semua warga berhak mengajukan diri menjadi calon. Warga yang terpilih, didukung penuh untuk memimpin dan mampu memajukan wilayah RT 43. Tak sekadar pemilihan saja, namun juga diselipi hiburan organ tunggal dan pembagian doorprize.

Tokoh Masyarakat RT 43, R. Triyono Putro SH, MSi, 49, mengaku pemilihan Ketua RT 43/ RW 13 Sragen Wetan ini untuk masa jabatan periode 2019-2023.

”Demokratisasi di wilayah kami. Kami terapkan pemilihan dengan sungguh-sungguh secara jujur, adil dan rahasia. Benar benar demokrasi. Harapan kami bisa menghasilkan pemimpin yang bisa didukung semua masyarakat dan RT kami bisa lebih maju lagi,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Solo.

Di RT 43 terdapat 185 warga yang mempunyai hak pilih. ”Seperti pada umumnya pemilu, kita sosialisasi pada masyarakat. Ada kriteria DPT dan sebagainya. Kami juga mengadakan hiburan dengan orjen tunggal dan punokawan serta pakaian adat supaya lebih menguri-uri kebudayaan,” jelasnya.

Sistem pemilihan, satu orang punya hak pilih, asalkan punya kartu keluarga (KK). Antusias masyarakat juga luar biasa. Pemilihan ini juga didukung berbagai komunitas dan berjalan sukses.

Acungan jempol disampaikan Lurah Sragen Wetan, Agus Cahyono. Pemilihan Ketua RT dengan cara seperti ini menunjukkan pemahaman masyarakat terhadap demokrasi sudah baik.

”Ketua RT pelayan masyarakat dan panjang tangan pemerintah untuk warga. Kegiatan ini menunjukkan guyub rukun. Semua berhak dicalonkan, yang terpilih membawa RT 43 semakin baik dan maju. Kami apresiasi ada greget dari kreatifitas warga,” ujarnya.

Hasil pemilihan RT, terdapat 14 warga yang dicalonkan. Suara terbanyak diraih Triyono sebanyak 67 suara. Sedangkan suara yang tidak sah 7 suara.

(rs/din/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia