Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Uji Coba Overpass Manahan, Awas Titik Macet

17 Desember 2018, 06: 00: 59 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

Overpass Manahan akan diuji coba untuk umum, Senin ini (17/12).

Overpass Manahan akan diuji coba untuk umum, Senin ini (17/12). (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Uji coba overpass Manahan akan dilakukan hari ini (17/12). Para pengendara yang belum terbiasa melewati jalan sekitar lokasi tersebut harus menyesuaikan dengan rute baru. Karena itu, perlu mewaspadai beberapa titik kemacetan di jalur-jalur sekitar overpass.

Setelah uji coba selama tiga hari tersebut, rencananya overpass akan mulai dibuka untuk umum mulai Jumat (21/12) pekan ini. Harapannya ini bisa mengurangi kemacetan di Kota Solo, apalagi sebentar lagi menyambut libur akhir tahun.

Untuk memastikan kesiapan uji coba overpass hari ini, Wali Kota Surakarta F.X Hadi Rudyatmo kemarin sidak ke  lokasi. Orang nomor satu di Kota Solo ini menyusuri kawasan overpass mulai dari bawah hingga naik ke ruas jalan bagian atas. Dia menilai secara keseluruhan pembangunan sudah siap untuk dioperasionalkan.

 “Tinggal finishing. Jumat (21/12) sudah bisa digunakan, sehingga liburan Natal dan tahun baru bisa untuk  meminimalisasi kemacetan. Tentu akan kita lihat dulu, nanti saat simulasi seperti apa. Setelah itu akan kita evaluasi apa saja yang perlu dibenahi,” imbuh pria yang akrab disapa Rudy ini.

Selain ruas overpass Manahan, Rudy merencanakan ruas Jalan Jenderal Sudirman yang saat ini juga masih dalam proses tahap pembangunan sudah bisa beroperasi secara keseluruhan bersamaan dibukanya overpass untuk umum. “Perkara nanti ada yang perlu dibenahi, bisa saat pada masa pemeliharaan,” ujar Rudy.

Sementara itu, Site Manger PT Yasa Patria Perkasa, Ari Wahyudi menuturkan, pembangunan overpass Manahan tinggal tahap finishing. Untuk rambu maupun lampu penerangan sudah terpasang dan berfungsi secara normal. “Tinggal pemasangan marka tengah, setelah simulasi baru kita pasang,” katanya.

Dijumpai di lokasi, Kabid Lalu Litas Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta Ary Wibowo mengatakan, uji coba ini baru dilakukan internal dishub, sehingga belum dibuka untuk umum. Simulasi sendiri dipusatkan di atas ruas jalan. Pihaknya menduga bakal terjadi potensi kemacetan di titik-titik singgungan pertemuan dari arah Jalan MT Haryono, Jalan Adi Sucipto, maupun Jalan Dr Moewardi di bagian ruas overpass.

“Akan kami lakukan simulasi seperti apa nanti saat dioperasionalkan. Setelah itu akan kita kaji lagi untuk menentukan MRLL (manajemen rekayasa lalu lintas) seperti apa nantinya kalau sudah  dibuka untuk umum,” katanya.

Selain potensi kemacetan di simpang pertemuan tiga ruas jalan tersebut, lanjut Ari, juga akan dikaji terkait bagian ujung overpass, terutama saat kendaraan turun dan putar balik akan menjadi catatan khusus. “Rencananya akan kami kasih barikade dan waterbarrier untuk memperpanjang titik kendaraan yang akan berbelok,” katanya.

Kemudian masih ada masalah lain juga, yaitu di bawah bagian kiri overpass Jalan MT Haryono di mana pengaspalan belum selesai. Lalu titik manuver belok kiri di terowongan sebelah utara masih bermasalah karena kurang lebar.

“Bila sepeda motor tidak masalah, tapi  kalau mobil akan terjadi antrean. Besok (hari ini) kita lihat dan kita cari bagaimana solusinya,” paparnya.

Simulasi hari ini rencananya akan dimulai pukul 06.00. Ada tiga jenis kendaraan milik Dishub Surakarta yang akan diterjunkan. Antara lain 10 sepeda motor patroli, 12 mobil, 4 bus Batik Trans Solo (BST), bus tingkat Werkudara, hingga Bus Bengawan Abyasa.

 “Mungkin kalau beban tidak masalah, tapi lebarnya seperti apa. Makanya kita menggunakan bus, sehingga nanti akan tahu seperti apa. Kira-kira nanti di atas (overpass) seperti apa. Kalau waktu mencukupi nanti sekalian kita lakukan simulasi saat Overpass Purwosari dibangun,” ujar Ary. (atn/bun)

(rs/atn/fer/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia