Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Sosialisasi Pemilu Sasar 3.478 Disabilitas 

17 Desember 2018, 15: 15: 59 WIB | editor : Perdana

Sosialisasi Pemilu Sasar 3.478 Disabilitas 

SUKOHARJO – Sosialisasi pemilihan umum (Pemilu) 2019 menyasar 3.478 Disabilitas di Sukoharjo. Mereka diberikan pendidikan politik agar para disabilitas paham memiliki hak yang sama. Selain itu, mereka juga bisa menjadi penyelenggara jika memenuhi syarat. 

Komisioner KPU Sukoharjo Suci Handayani mengatakan, total DPTHP 2 Sukoharjo adalah 669.546. Dari jumlah tersebut ada 3.478 pemilih disabilitas. Para pemilih tersebut juga menjadi sasaran sosialisasi oleh KPU Sukoharjo. ”Kita berikan pemahaman pada teman-teman penyandang disabilitas mereka juga memiliki hak yang sama,” papar dia. 

Dia mengatakan, para penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk memilih bahkan menjadi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) jika memenuhi persyaratan. Kesempatan terbuka untuk semua warga. 

Terkait jumlah pemilih disabilitas ini dijelaskan Suci ada sebanyak 1.220 tuna daksa, 398 tuna netra, 493 tuna rungu/wicara, 581 tuna grahita, 786 disabilitas lainnya. Total dari data tersebut ada 3.478. ”Kita sudah berikan sosialisasi beberapa waktu lalu dan ini terus berkesinambungan untuk masuk ke kelompok disabilitas ini,” terang Suci. 

Ada beberapa pokok bahasan yang mereka berikan pada para disabilitas yakni terkait TPS aksesibel bagi difabel. Selain itu ada juga pemahaman yang sama untuk menjadi penyelenggara pemilu. KPU juga menyediakan template bagi tuna netra dan disarankan untuk ada penjemputan pada disabilitas dengan kondiri tertentu. 

Ketua Paguyuban Difabel Sehati Sukoharjo Edy Supriyanto mengatakan, terkait sosialisasi pada para disabilitas ini masih perlu ditingkatkan. Sebab, sebaran para disabilitas sangat luas sampai ke plosok desa. ”Kita dukung adanya sosialisasi pada teman-teman penyandang disabiltas,” papar dia kemarin. 

Sosialisasi pada para penyandang disabiltias ini penting sebab belajar dari pengalaman Pemilihan Gubernur (Pilgub) lalu. Banyak yang kesulitan menjalankan hal pilih mereka lantaran akses ke TPS yang kurang baik. Hal tersebut termasuk dukungan dari lingkungan tempat disabilitas tersebut berada. 

”Kami Apresisasi kegiatan KPUD selama ini yang sudah melibatkan meskipun baru disosialisasikan kedepan kami berharap banyak difabel yang menjadi KPPS di Sukoharjo ini,” terang dia. (yan)

(rs/yan/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia