Rabu, 20 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Hari Ini Kendaraan Boleh Melintas, Jumat Resmi Beroperasi

19 Desember 2018, 12: 10: 41 WIB | editor : Perdana

PERSIAPAN: Sejumlah petugas sedang membuat markah jalan di Overpass Manahan sebelum resmi beroperasi Jumat lusa.

PERSIAPAN: Sejumlah petugas sedang membuat markah jalan di Overpass Manahan sebelum resmi beroperasi Jumat lusa. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Sebelum resmi beroperasi penuh pada Jumat (21/12), sejumlah persiapan terus dilakukan pemkot. Usai uji lalu lintas Senin (17/12) lalu, hari ini giliran simulasi untuk kendaraan umum di Overpass Manahan. 

Pantauan Jawa Pos Radar Solo, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta mulai berbenah. Kemarin tim memantau pelaksana proyek untuk membuat sejumlah markah yang telah ditentukan. Hingga Selasa (18/12) kemarin, aspal jembatan dan markah garis lurus yang membagi seluruh jembatan dalam dua sisi berbeda sudah beres. Di tengahnya pun ada markah serong yang dibuat untuk mempertegas bahwa titik tersebut merupakan pertemuan dua arus yang berbeda, satu dari arah Jl Adi Sucipto dan satu lainnya dari Jl MT Haryono. 

“Langsung kami dampingi untuk pembuatan markahnya. Rambu lainnya seperti kecepatan dan lainnya juga semua terpasang,” ucap Kepala Dishub Kota Surakarta, Hari Prihatno kemarin (17/12).

Untuk memaksimalkan penataan arus lalu lintas di sekitar overpass, dishub juga telah menambah sejumlah infrastruktur pendukung. Mulai dari rambu pendahulu petunjuk arah (RPPJ), rambu lalu lintas, hingga pemasangan alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) baru di simpang empat Polresta Surakarta (Jl Adi Sucipto, Manahan). 

“Di setiap lengan jembatan kami pasang petunjuk arah yang menginformasikan ke arah mana jalur overpass dan ke arah mana jalur lainnya di sisi overpass,” jelas Hari.

RPPJ macam ini dapat ditemui di setiap lengan jembatan layang. Di sisi selatan, tepatnya di ujung mulut overpass Jl Dr Moewardi, RPPJ di pasang dengan dua buah informasi. Satu arah menunjukkan tujuan ke Stadion Manahan dan Jajar, sementara arah lainnya menuju ke kawasan Jl Yosodipuro, Pasar Nongko dan Terminal Tirtonadi. 

Di lengan bagian utara, Jl MT Haryono, RPPJ serupa juga dipasang dengan dua buah informasi. Satu menuju arah Jl Dr Rajiman dan satu lainnya menuju akses terowongan overpass yang akan menuju ke Jl Samratulangi, Kerten. 

Kemudian di sisi barat, RPPJ dipasang di lengan jembatan Jl Adi Sucipto dengan informasi menunjuk ke arah Jl Dr Moewardi, Kota Barat dan arah lainnya menuju Jl MT Haryono, Terminal Tirtonadi dan lainnya. 

“Rambu dan apapun informasi ini sebagai salah satu persiapan lainnya terkait lalu lintas di sekitar maupun yang hendak masuk overpass. Bahkan juga kami tambah traffic light tambahan di simpang empat Polresta dan kami sempurnakan dengan pemasangan barikade, termasuk di ujung lengan overpass di area Kota Barat,” beber Hari. 

Dengan demikian, segala hal pendukung telah siap dan diharapkan mampu mengoptimalkan upaya simulasi dan evaluasi yang akan dilakukan hari ini. Mengingat masyarakat umum sudah boleh melintas di atas overpass. Hanya saja, yang diperkenankan melintas untuk saat ini hanya sebatas sepeda motor (roda dua) dan empat (mobil), mengingat masih ada sedikit pekerjaan kecil.

“Overpass dapat digunakan dua arah naik turun dari Jalan Adi Sucipto, Manahan dan Jalan Dr Moewardi Kota Barat. Sementara dari Jalan MT Haryono hanya satu jalur ke selatan. Namun masih dibatasi untuk kendaraan kecil saja, seperti kendaraan bermotor dan mobil,” jelas Hari.

Sebagai catatan, pihaknya mengimbau masyarakat untuk memperhatikan batas kecepatan kendaraan saat melintas di overpass. Meski batas kecepatan menunjukkan angka 40 km/jam, dirinya berharap masyarakat bisa sedikit lebih pelan minimal 30 km/jam. 

Di sisi lain, Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo berharap simulasi dan evaluasi bisa berjalan lancar. Agar rencana pembukaan overpass Jumat (21/12) pukul 06.00 WIB dapat berjalan sesuai rencana. “Kamis malamnya kita adakan umbul donga (doa bersama) di sana (Overpass Manahan). Kemudian paginya dioperasikan,” ucap Rudy. 

Ia berharap, dengan dibukanya Overpass Manahan dapat mengurai kemacetan kendaraan di sejumlah titik jalan di Solo. Terutama kawasan Purwosari dan Pasar Nongko. Oleh sebab itu dirinya mengintruksikan kepada segenap jajaran terkait agar menempatkan petugas secara bergantian mengatur arus lalu lintas kendaraan yang melintas di Overpass Manahan. “Nanti tetap akan kita evaluasi,” tutur Rudy. (ves/bun)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia