Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Picu Kemacetan, Pengendara Dilarang Putar Arah 

20 Desember 2018, 11: 07: 19 WIB | editor : Perdana

Picu Kemacetan, Pengendara Dilarang Putar Arah 

SOLO – Pengendara masih ada yang bingung ketika simulasi pembukaan Overpass Manahan untuk kendaraan umum kemarin (19/12). Terutama di sekitar akses keluar masuk jembatan pada jam-jam tertentu terjadi penumpukan kendaraan. Ada juga pengendara tidak memperhatikan markah sehingga melawan arus, termasuk masih ada sepeda nekat lewat meski sudah dilarang. 

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Surakarta, Ari Wibowo mengatakan, hasil evaluasi pembukaan Overpass Manahan masih terbilang kondusif. Berdasarkan pantauan petugas melalui CCTV yang dipasang di atas jembatan tersebut, arus kendaraan dari dua arah tersebut mampu berjalan beriringan sesuai rencana. Masyarakat pun terbilang patuh dengan mengikuti batas kecepatan sesuai aturan yakni 30 kilometer/jam. 

“Arus kendaraan dari Jalan Adi Sucipto dan MT Haryono tidak ada masalah. Semuanya terpantau tertib dan saling mengerti saat melintas di overpass,” ujar Ari Wibowo saat ditemui Jawa Pos Radar Solo di kawasan Kota Barat, kemarin (19/12).

Permasalahan justru tidak berasal dari Overpass Manahan melainkan di sejumlah kawasan sekitar tiga akses keluar masuk overpass. Dia Jalan Dr Moewardi, kepadatan terlihat di sekitar simpang Kota Barat sehingga menimbulkan antrean panjang pada sejumlah kendaraan yang hendak naik overpass. 

“Penumpukan kendaraan terjadi karena ada sejumlah kendaraan yang hendak berputar di ujung barikade yang dipasang di sepanjang akses overpass Kota Barat. Hasilnya arus dari arah berlawanan yang hendak naik maupun turun dari lengan jembatan di Kota Barat sedikit tersendat,” kata Ari. 

Masalah lainnya, sambung dia, lantaran sebelumnya Jalan Mawar (depan SD 16 Surakarta) dibuat ke arah barat berkibat terjadi pertemuan arus dari arah utara, baik kendaraan yang turun dari overpass maupun limpahan kendaraan dari Jalan Yosodipuro menjadi tersendat.

Karena itu, pihaknya bakal menambah jumlah water barrier yang dipasang di sepanjang Jalan Dr Moewardi hingga hampir ke simpang empat Gendengan. “Ujung barikade itu tak boleh berputar. Nanti segera kami pasang rambu dan penempatan petugas,” beber dia 

Di Jalan Adi Sucipto, permasalahan yang muncul juga hampir sama. Yakni kendaraan masih banyak yang memutar usai turun dari overpass menuju Jalan MT Haryono. Karena itu, pihaknya bakal memasang water barrier di ruas jalan tersebut untuk menghilangkan potensi berputar kendaraan. 

“Pemaksimalan akan dilakukan melalui kontrol pada APILL di simpang Polresta Surakarta. Nantinya, seluruh arus kendaraan yang henda menuju Jalan MT Haryono bakal diarahkan melewati Jalan KS Tubun sebelum masuk ke MT Haryono,” kata dia. 

Sementara di Jalan MT Haryono, lanjut Ari tidak mengalami masalah cukup signifikan. Saat ini, barikade yang sebelumnya sempat dibuka di jalan akses samping lengan utara overpass, tepatnya di akses jembatan Jalan MT Haryono akan ditutup kembali. Karena itu limpahan kendaraan dari Jalan Adi Sucipto bakal dialihkan lewat Patung Kuda Manahan. “Di Jalan MT Haryono terbilang kondusif karena pengalihannya tidak banyak,” beber Ari. 

Manajemen dan rekayasa lalu lintas sejauh ini masih terbilang kondusif karena sudah masuk masa libur sekolah. Ke depan, hal ini wajib diantisipasi lantaran lonjakan kendaraan yang melintas dipredikasi bakal lebih banyak. 

“Saat ini masih terus kami evaluasi dan sempurnakan polanya. Terlebih saat pola lalu lintas sudah kembali normal dengan masuknya siswa sekolah usai liburan ini,” imbuh Kepala Dishub Surakarta, Hari Prihatno.

Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo menambahkan, masih banyak yang perlu dievaluasi terkait uji coba Overpass Manahan. Misalnya, simpang empat Kota Barat dan di trotoar Jalan Dr Moewardi akan dikurangi untuk memperluas akses jalan untuk mempermudah kendaraan dari arah utara saat belok kiri di simpang empat Kota Barat. 

“Nanti bisa dikurangi trotoarnya supaya pada saat kendaraan belok kiri di perempatan Kota Barat tidak terlalu di tengah. Arus lalin juga bisa tetap lancar,” ujar Rudy. 

Setelah simulasi untuk kendaraan umum kemarin berlangsung lancar, rencananya Overpass Manahan akan resmi dibuka untuk kendaraan umum pada Jumat besok. (ves/bun)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia