Senin, 27 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Boyolali

Jajaran Polres Boyolali Sebar Sniper di Sejumlah Titik Rawan

22 Desember 2018, 07: 30: 59 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

Apel gelar pasukan persiapan Nataru.

Apel gelar pasukan persiapan Nataru. (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

Share this      

BOYOLALI - Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2019 (Nataru), jajaran Polres Boyolali mulai meningkatkan pengamanan. Termasuk menempatkan sejumlah penembak jitu atau sniper. Di beberapa lokasi yang dianggap rawan tindak kejahatan.

Hal ini sidampaikan Kapolres Boyolali, AKBP Kusumo Wahyu Bintoro usai gelar pasukan Operasi Lilin Candi 2018 di halaman mapolres setempat, Jumat (21/12).

”Dari Brimob kami siapkan sniper. Jumlahnya kami rahasiakan. Sniper akan ditempatkan di beberapa lokasi yang dianggap rawan kejahatan,” kata Kusumo kepada Jawa Pos Radar Solo.

Apel gelar pasukan diikuti jajaran TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemadam Kebakaran, serta organisasi masyarakat. Dipimpin langsung kapolres.

”Seluruh personil pengamanan dan kelengkapan pendukung harus benar-benar siap. Dari Polres kami kerahkan all out sekitar 400 personel. Untuk mengamankan titik-titik rawan, tentunya di tempat-tempat kegiatan masyarakat,” ujar Kusumo.

Komandan Kodim (Dandim) 0724/Boyolali, Letkol Kav Herman Taryaman mengaku akan mengerahkan pasukannya untuk menjaga kondusivitas sepanjang perayaan Nataru.

”Tetapi apabila nanti permintaan bantuan lebih banyak, Kodim 0724/Boyolali sudah siaga sesuai dengan perintah. Berapa yang harus kerahkan, akan kami kerahkan,” tandasnya.

Sementara itu, dalam kesempatan ini, juga dilakukan pemusnahan minuman keras (miras). Sebanyak 8.000 liter miras dimusnahkan. Hasil razia selama kurun waktu 6-8 bulan terakhir.

(rs/wid/fer/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia