Rabu, 20 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga

Tiga Sasana Sukses Buat Kejutan

23 Desember 2018, 13: 00: 59 WIB | editor : Perdana

SUMRINGAH: Gregorius Evan Bayu Setiawan meraih emas di kelas nanquan Junior C, dan perak diraih Jason Nicodemus Apreyo.

SUMRINGAH: Gregorius Evan Bayu Setiawan meraih emas di kelas nanquan Junior C, dan perak diraih Jason Nicodemus Apreyo. (WUSHU KOTA SOLO FOR RASO)

Share this      

SOLO – Kontingen wushu Kota Solo berhasil unjuk gigi di ajang kejuaraan wushu internasional bertajuk Bali Open International Kung Fu Championship 2018 di Bali pada 17-22 Desember 2018. Kota Solo sukses total mendulang 17 emas, 23 perak dan 24 perunggu.

Kejuaraan ini sendiri diikuti beberapa atlet dari Macau, Norwegia, hingga Rusia. Kontingen Kota Bengawan sendiri membawa  27 atlet terbaiknya di kejuaraan ini, yang berasal dari tiga sasana. 

Sasana PMS finis di posisi ketiga kejuaraan ini, dengan dulangan 12 emas, 11 perak, 6 perunggu. kalah jauh dari sasana kungfu Surabaya Bersatu yang meraih 69 emas, 86 perak dan 80 perunggu. Di tempat kedua diraih wakil dari Jakarta, yakni Yayasan Inti Bayangan yang meraih 17 emas.

Sementara itu wakil Solo lainnya Eagle Fist Kung Fu Fighting ada di posisi ke-13, dengan tabungan 3 emas, 9 perak, dan 18 perunggu. Sementara itu sasana Purwa Aldaka yang hanya membawa tiga atlet, ternyata sukses meraih dua emas di kejuaraan ini.

”Cukup mengembirakan sekali, karena ini melebihi target. PMS bahkan sukses berada di posisi tiga besar, dari 89 sasana yang ikut serta. Di kejuaraan ini sebagain besar wakil Solo adalah atlet junior, hanya empat yang sudah senior. Ini membuktikan progres mereka cukup baik di kejuaraan in,” ungkap Sekretaris Pengkot Wushu Kota Solo, Hananto kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia