Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Diskusi Soal Mafia Sepakbola,Richy Siap Umbar Kejutan

23 Desember 2018, 15: 00: 59 WIB | editor : Perdana

BLAK-BLAKAN: Rochy Putiray saat hadir diacara diskusi soal mafia sepakbola di Graha Pena Surabaya (17/12).

BLAK-BLAKAN: Rochy Putiray saat hadir diacara diskusi soal mafia sepakbola di Graha Pena Surabaya (17/12).

Share this      

SOLO – Setelah seri diskusi dan talkshow yang dibuat oleh Jawa Pos di Jakarta dan Mata Najwa di Jakarta seperti ada acara serupa yang pantang untuk dilewatkan. Legenda Timnas Rochy Putiray siap buka-bukaan soal mafia sepakbola di Wedangan Omah Manahan Solo 26 Desember mendatang.

”Rochy kita datangkan, karena dia termasuk sosok yang jujur dan berani buka-bukaan. Banyak masyarakat umum tentu masih mempertanyakan beberapa hal yang tengah ramai saat ini (mafia sepakbola), mungkin ini kesempatan yang langka bisa menanyakannya langsung ke Rochy,” ungkap Pemilik Omah Manahan, Umar kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin. 

Dalam acara ini panitia ternyata akan mendatangkan nara sumber lainnyauntuk memeriahkan acara. Seperti mantan Manajer Borneo FC M Badres, Bayu Andra (gelandang Persis Solo), Aulia Haryo (Presiden Pasoepati), Rio Arya Surendra (Pembina PS unsa Asmi), hingga BM Anjasmara (Pegiat sepakbola Solo). Untuk moderator sendiri akan dipandu oleh mantan wartawan Jawa Pos Radar Solo, Sri Nugroho.

”Seriap narasumber tentu punya pendapat yang berbeda, atau mungkin pengalaman tersendiri, akan berjalan menarik nantinya. Setelah diskusi,  acara akan dilanjutkan dengan nonton bareng Manchester City vs Leicester City,” terang pria yang juga wasit asal Solo tersebut

Sebelumnya Rocky juga sempat buka-bukaan di acara diskusi yang dibuat oleh Jawa Pos di Graha Pena Surabaya (17/12) lalu. Saat itu mantan striker Arseto dan Persijatim Solo FC tersebut membeberkan bahwa sudah sejak dulu di Indonesia match fixing memang sudah terjadi.

”Nama sudah disebutkan, tinggal tindak lanjut. Mungkin ada aturan baru dari PSSI untuk memperbolehkan bandar masuk,” sindir Rochy di acara diskusi di Surabaya tersebut.

Mantan pemain yang dikenal dengan dandanannya yang nyentrik tersebut sempat mengaku pernah ditawari oleh salah satu orang untuk tidak mencetak gol pada suatu pertandingan. Ketika kejadian, ia tengah memperkuat Persijatim. Ia diiming-imingi uang Rp 50 juta agar mau melakukan permintaan tersebut.

Setelah menerima uangnya, Rochy melaporkan ke bos Persijatim saat itu, M Zein. Saat pertandingan berlangsung, Rochy malah mencetak dua gol. Setelah itu, ia juga pernah mendapatkan tawaran serupa saat membela PSPS Pekanbaru.

Belum lama ini nama Rochy Putiray jadi perbincangan publik karena menyebutkan Persija Jakarta sudah diseting untuk menjadi juara Liga 1 2018. Kenyataannya ternyata benar sesuai yang dia pridiksikan. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia