Kamis, 23 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Konsumsi Gasoil Nataru Turun

25 Desember 2018, 12: 00: 59 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

Pengguna jalan Tol Soker mengisi Gasoil jenis Dexlite di Kiosk Pertamax. Konsumsi Gasoil diprediksi mengalami penurunan saat perayaan Nataru ini.

Pengguna jalan Tol Soker mengisi Gasoil jenis Dexlite di Kiosk Pertamax. Konsumsi Gasoil diprediksi mengalami penurunan saat perayaan Nataru ini. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis Gasoil, yakni Solar, Dexlite, dan Pertamina Dex di Eks Karesidenan Surakarta diperkirakan mengalami penurunan. Pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini. Sebab ada pembatasan operasional angkutan barang dan kegiatan industri. Diperkirakan penurunan terjadi hingga 5 persen dari rata-rata.

Unit Manager Comm & CSR MOR IV PT Pertamina (Persero), Andar Titi Lestari menjelaskan, selama periode Nataru, konsumsi rata-rata harian Gasoil sebesar 173,08 KL. Diperkirakan turun menjadi 164,92 KL per hari.

”Ini wajar terjadi. Sebab ada pembatasan untuk angkutan barang dan industri,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Solo, Senin (24/12).

Untuk produk Avtur, Pertamina MOR IV juga menyiagakan tambahan stok sekitar 7 persen dari rata-rata konsumsi normal. Pada hari biasa konsumsi sekitar 480 KL dan di momen Nataru meningkat menjadi 514 KL. Pasokan ini untuk mengantisipasi padatnya penerbangan di bandara Jawa Tengah dan DI Jogjakarta.

Pertamina juga memastikan suplai BBM dan elpiji aman. Termasuk menjamin pelayanan terbaik pada periode libur Nataru.

”Kami menyiapkan beberapa fasilitas alternatif tempat pengisian BBM untuk memudahkan masyarakat. Kami menyebar 12 titik Kiosk Pertamax yang dilengkapi mobile dispenser dan BBM kemasan di jalur tol dan 32 SPBU kantong di wilayah Jateng dan DIY,” terangnya.

Fasilitas itu disebar di beberapa jalur mudik regular, ruas tol, serta jalur wisata yang rawan kepadatan. SPBU kantong disiapkan guna memperpendek jarak dan waktu tempuh mobil tangki. Menuju titik lokasi SPBU untuk kebutuhan suplai. 

Memastikan konsumen mendapatkan kemudahan memperoleh BBM dan elpiji, Pertamina juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, BUJT, serta Polda Jateng dan DIY. Dalam menentukan titik-titik lokasi fasilitas Kiosk dan SPBU kantong.

”Kami mengimbau masyarakat yang hendak mudik dan berwisata agar mengisi tangki full di SPBU sebelum berangkat. Mempermudah menemukan SPBU terdekat saat perjalanan, masyarakat dapat mengunduh aplikasi MyPertamina. Atau hubungi layanan kontak Pertamina,” tandasnya.

(rs/vit/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia