Kamis, 12 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Taman Doa Ramai Dikunjungi Jemaat

26 Desember 2018, 13: 47: 00 WIB | editor : Perdana

ASRI: Salah satu jemaat tengah berdia di  Taman Doa Santa Perawan Maria Di Fatima.

ASRI: Salah satu jemaat tengah berdia di  Taman Doa Santa Perawan Maria Di Fatima. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN – Seluruh umat nasrani merayakan Hari Natal pada 25 Desember kemarin. Taman Doa Santa Perawan Maria Di Fatima yang terletak di Dukuh Ngrawoh, RT 03 Desa Pilangsari Kecamatan Gesi ramai dikunjungi jemaat. 

Pengelola Taman Doa Ngrawoh, Antonius Joko Susilo menyampaikan setiap hari selalu ada pengunjung yanghadir. Tidak hanya dari Sragen, namun dari berbagai kota di Indonesia.

”Kita buka 24 jam. Kalau malam tetap ada saja yang datang. Biasanya dari jauh, seperti Jakarta atau Surabaya,” tandasnya.  

Joko menyampaikan untuk pembangunan bertahap dari sumbangan umat. Dia menjelaskan setiap hari libur selalu ramai, apalagi hari raya umat nasrani. Termasuk pada bulan Maria, seperti Mei dan Oktober.

Joko menyampaikan yang mengunjungi taman doa tidak hanya umat nasrani saja. Pemeluk agama lain juga ada yang mengunjungi. ”Banyak yang non nasrani, Ada yang dari jauh diluar lingkungan sini,” jelasnya.

Selain itu, warga sekitar yang menerima manfaat adanya Taman Doa ini. Sebagian warga non nasrani berjualan atau menjadi tukang ojek di sekitar kawasan Taman Doa.  

”Biasanya yang hadir ke sini diberitahu kerabatnya yang pernah kesini,” terangnya.

Suwanti, 60, warga sekitar menyampaikan setiap hari selalu ada pengunjung taman doa. Dia sendiri membuka warung pecel gablok di sekitaran Taman Doa. ”Setiap hari pasti ada, baik bus maupun mobil pribadi. Tidak hanya yang beragama nasrani saja yang kesini,” jelasnya.  

Salah satu pengunjung Sutomo, 55, warga Cilegon membawa rombongan 13 orang untuk hadir ke Taman Doa, kemarin. Dia mengapresiasi keberadaan Taman Doa ini, namun menurutnya perlu ada sejumlah pembenahan yang harus dilakukan. ”Baru pertama kali ini saya kesini. Soal masukan, layout perlu penataan lagi. Seperti perlu ditambah pohon biar rindang,” jelasnya.

Lokasi ini sendiri sudah difungsikan sejak 2010, namun baru diresmikan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati pada 22 Oktober 2017 lalu.

Taman Doa seluas 1,4 hektare ini kini cukup mudah dijangkau. Jarak dari pusat kota Sragen hanya sekitar 15 kilometer, dengan jalan yang sudah bagus. Jika berkendara dengan lancar, hanya ditempuh sekitar 25 menit sampai tujuan.

Taman ini terdapat tiga area. Rute pertama meliputi kapel St Maria dan St Yosef, 2 loh batu, taman getsemani dan stasi jalan salib. Rute kedua meliputi kolam pertobatan, dan lingkaran tak berujung  di patung bunda maria di fatima dan salib milenium. Sementara area ketiga meliputi kapel adorasi. Selain itu juga terdapat goa maria di bagian terpisah. (din/nik)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia