Kamis, 20 Jun 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Bupati Sragen Ikut Bergaya Bak Model Di Panggung

Prromosikan Kain Goyor

28 Desember 2018, 14: 10: 33 WIB | editor : Perdana

NIAL JUAL TINGGI: Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati (kiri) saat mempromosikan kain goyor.

NIAL JUAL TINGGI: Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati (kiri) saat mempromosikan kain goyor. (AHMAD KHAIRUIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN – Pemerintah Kabupaten Sragen seolah tidak pernah lelah dalam menaikkan pamor kain goyor. Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati bahkan rela berlenggak-lenggok bak model papan atas, saat berada di atas catwalk. Dirinya melakukan itu untuk mengenalkan kain produksi hasil karya pengrajin Sragen.

Peragaan busana tersebut digelar dalam rangka HUT Dharma Wanita Persatuan di Gedung Kartini Sragen.

Bupati Yuni tak sendiri,  Ketua Dharma Wanita Persatuan, E. Tyas Damai Tatag Prabawanto, dan Ketua PKK Sragen Retna Susanti Dedy Endriyatno juga mengikuti jejaknya.

Dalam kesempatan ini bupati terus mengingatkan agar mengangkat pamor goyor Sragen. Dia menegaskan Sragen tidak hanya unggul di industri batik, tetapi juga goyor. 

”Jadi kain goyor juga tidak hanya bisa dibuat sarung, ini nyaman juga dipakai untuk ASN dalam berbagai kesempatan,” terang Mbak Yuni.

Sementara itu Tyas Damai menyampaikan pihaknya tidak akan lelah mengenalkan kain goyor khas Sragen ke seluruh Nusantara. 

”Kami melaksanakan apa yang sudah dicanangkan bupati, bahwa goyor harus dikenalkan ke semua orang. Tidak hanya lingkup ASN saja,” jelasnya.

Dia menyampaikan industri goyor merupakan usaha yang banyak dijalani pengrajin di Sragen, namun kondisinya belum tersentuh secara maksimal. Usaha melambungkan nama goyor Sragen di event ini menurtnya masih dalam lingkup kecil. Pihaknya ingin goyor semakin menasional, bahkan go internasional.

”Salah satunya dengan aksi fashion show seperti ini,” tuturnya. (din/nik

(rs/din/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia