Rabu, 13 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga

NPC Pilih Fokus Menuju Kejuaraan Asia

01 Januari 2019, 13: 05: 59 WIB | editor : Perdana

BERBENAH: Atlet para cycling tengah berlatih di kota Solo, sebelum terjun di Asian Para Games awal 2018 lalu.

BERBENAH: Atlet para cycling tengah berlatih di kota Solo, sebelum terjun di Asian Para Games awal 2018 lalu. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Sebelumnya ada kabar Agus Sundardi sebagai pelatih fiktif di skaud para cycling yang mendapatkan bonus Asian Para Games, walaupun belakangan NPC menegaskan hal tersebut tidak benar. 

”Jadi itu hanya konsep awal, bukan SK final. Berita ini juga tidak benar, bahwa memang tidak ada yang nama Agus Sundardi dalam SK penerima bonus. Di data Kemenpora dan NPC juga tidak ada itu nama itu,” terangnya.

NPC juga mengaku kecewa dengan ungkapan pelatih para cycling Puspita Mustika yang mempertanyakan bonus Rp 137 juta yang diterimanya. Mengingat jumlah tersebut berbeda dengan jumlah pelatih lainnya. 

Umar juga mengakui ada potongan terkait jumlah bonus pelatih. hal ini lantaran ada tiga pelatih dan empat asisten pelatih yang mendapatkan SK. Sedangkan jumlah tim kepelatihan para cycling lebih dari itu. Ada kesepakatan untuk adanya potongan bonus tim pelatih, untuk diberikan kepada sisten pelatih yang tidak masuk di SK. 

”Awalnya pak Pus mau dengan kondisinya, karena tak semua tercatat di pusat, karena kuota terbatas. Bonus itu nanti dibagi sesuai jobnya, total yang didapat dari tujuh bonus tim kepelatihan ini mencapai Rp 2,3 M. Rencananya pembagiannya tidak bertujuh itu, ada banyak tim dibelakangnya yang tidak masuk SK, yang perlu diberi juga,” terangnya. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia