Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Terseret Bus 50 Meter, Pemotor Selamat

03 Januari 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

Honda Vario yang dinaiki Sungatno dibawa ke Satlantas Surakarta usai ditabrak bus, Rabu (2/1).

Honda Vario yang dinaiki Sungatno dibawa ke Satlantas Surakarta usai ditabrak bus, Rabu (2/1). (ANTONIUS CHRISTIAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Akibat melanggar traffic light, sebuah bus antarkota antarprovinsi (AKAP) menghantam sepeda motor di ruas Jalan Ahmad Yani, tepatnya di simpang empat Sumber, Rabu (2/1) siang. Pengendara motor langsung terpental dan sepeda motor terseret bus sejauh 50 meter. Beruntung, pengendara masih selamat dan hanya mengalami luka di punggung dan kaki sebelah kanan.

Tugino, salah satu saksi mata menuturkan, saat itu bus berjalan dari arah Manahan (barat) menuju Terminal Tirtonadi (timur), sedangkan sepeda motor Honda Vario dengan Nopol AD 2704 AED berjalan dari Jalan Moh. Husni Thamrin (selatan) hendak masuk ke Jalan Letjen Suprapto (utara).

“Yang dari arah barat (Jalan Ahmad Yani) lampunya warna merah, yang warna hijau dari arah selatan (Jalan Moh Husni Tamrin). Tapi sopir busnya tiba-tiba nyelonong begitu saja,” ujar warga RT 03 RW 01 Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo ini.

Karena Honda Vario berjalan di urutan paling depan maka otomatis langsung ditabrak bus dari samping. Pengendara Honda Vario kemudian terpental ke depan. Sementara motornya terseret bus sekitar 50 meter. Bus AKAP tersebut tidak bisa kabur karena warga di sekitar lokasi langsung keluar rumah. Dari titik kecelakaan Tugino melihat korban yang diketahui bernama Sungatno, 54, warga Ngemplak, Kabupaten Boyolali langsung berdiri.

“Terus dia terlihat jalan ke arah rumah saya. Langsung saya datangi saya bopong masuk dalam rumah,” tuturnya.

Sampai di rumahnya, korban lantas ditenangkan dan diberi minum air putih. Tidak selang berselang lama, ada anggota kepolisian tiba di lokasi. Korban sendiri lantas dibawa ke Rumah Sakit Brayat Minulya guna mendapat pertolongan lebih lanjut.

“Tadi sepertinya busnya dibawa ke terminal,” ujarnya.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kanit Laka Satlantas Polresta Surakrata Iptu Bambang Subekti. Pihaknya juga sudah melakukan olah TKP dan minta keterangan sejumlah saksi di lapangan. Setelah kejadian, kedua kendaraan disita pihak yang berwajib sebagai barang bukti.

“Sopir saat ini sudah kami minta keterangan, dan benar kejadian ini bisa terjadi karena sopir bus melanggar traffic light,” tutur Bambang.

Sementara itu, Humas Rumah Sakit Brayat Minulya, Brigita Adventa juga membenarkan kalau korban kecelakaan tersebut dilarikan ke rumah sakti tersebut. Korban sendiri langsung mendapat perawatan di instalasi gawat darurat (IGD).

“Luka korban di bagian kaki dan punggung. Saat ini sudah pulang dan hanya menjalani rawat jalan atas permintaan pasien,” katanya. (atn/bun)

(rs/atn/fer/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia