Kamis, 12 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Jembatan Tirtonadi Tinggal Pengaspalan, Rampungkan Ikon Keris  

05 Januari 2019, 15: 23: 37 WIB | editor : Perdana

KERJA TARGET: Pembangunan jembatan dan ikon keris di Tirtonadi ini dijadwalkan rampung Desember mendatang.

KERJA TARGET: Pembangunan jembatan dan ikon keris di Tirtonadi ini dijadwalkan rampung Desember mendatang. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Pengerjaan Jembatan Tirtonadi terus dikebut. Pekan ini pembangunan masuk tahap pengaspalan bentang jembatan. Akhir Desember mendatang diharapkan proyek ini sudah bisa difungsikan. 

Pengawas Lapangan Penggantian Jembatan Tirtonadi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mulyanto ST memastikan hingga saat ini progres pembangunan telah mencapai tahap akhir penyelesaian pekerjaan, seperti pembuatan saluran air dan pembetonan jalan raya. Kini tinggal pengaspalan hingga pemasangan penerangan di jembatan tersebut. Pihaknya berharap akhir Desember pembangunan selesai. 

“Pembangunan Jembatan Tirtonadi sudah mencapai 85 persen. Jadi kami optimistis akhir tahun ini bisa selesai,” ujar Mulyanto, Jumat (23/11).

Mulyanto menyatakan, pengaspalan bakal dimulai akhir November. Pengaspalan nantinya dilakukan secara bergiliran, seperti pemasangan girder jembatan. Nantinya, seluruh akses kendaraan diarahkan ke sisi jembatan timur saat pengaspalan sisi barat jembatan.

“Pengaspalan dilakukan secara bergantian, jadi jembatan sisi barat akan di aspal terlebih dahulu. Setelah pengaspalan di sisi barat rampung, akan dilanjutkan sisi timur jembatan,” kata dia.

Pihaknya tidak bisa menutup total akses jembatan saat pengaspalan lantaran jembatan tersebut menjadi satu-satunya jembatan besar penghubung Solo tengah dengan utara. Pihaknya akan menerapkan sistem buka tutup. 

“Girder beton jembatan sisi timur sudah seluruhnya terpasang. Pelaksana juga telah menambah rigid beton di ruas Jalan A Yani (sisi selatan) dan Jalan Popda (sisi utara). Di kedua ruas jalan tersebut hanya sebatas pembetonan. Pengaspalan sudah menjadi ranah Pemkot Surakarta atau Pemprov Jawa Tengah untuk melakukannya,” beber dia. 

Untuk mengantisipasi musim hujan, beberapa bagian jembatan yang masih ditambahkan semen nantinya bakal dilapisi plastik saat hujan turun. Selain itu jika volume air sungai bertambah, pihaknya memastikan kondisi pilar dan ambutmen sudah aman. Hanya tinggal merapikan batu dan beberapa gundukan tanah di sekitar pondasi. 

“Replika keris tentu kami selesaikan sebelum akhir Desember. Saat ini beberapa bagian sudah kami pasang. Nantinya ikon keris tersebut menjadi identitas baru di kawasan Tirtonadi dan juga menambah cantik Kota Bengawan,” beber dia. 

Di sisi lain, Kasi Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga DPUPR Suarakarta Joko Supriyanto mengatakan, pemkot tidak menganggarkan pengaspalan jalan di sisi utara dan selatan jembatan. Sehingga kondisi jalan tersebut cukup berlapis rigid beton. “Jalan Ahmad Yani dan Jalan Popda itu jalan provinsi. Jadi ranahnya pemkot,” tutup Joko. (ves/bun)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia