Jumat, 15 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Dua Desa Diamuk Puting Beliung

08 Januari 2019, 15: 10: 29 WIB | editor : Perdana

TIMPA DUA BANGUNAN: Lapangan sepak bola Desa Bulurejo, Kecamatan Bulukerto longsor karena saluran pembuangan air tak mampu menampung air hujan.

TIMPA DUA BANGUNAN: Lapangan sepak bola Desa Bulurejo, Kecamatan Bulukerto longsor karena saluran pembuangan air tak mampu menampung air hujan. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Hujan lebat disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Puhpelem dan Bulukerto, Senin (7/1). Dampaknya, terjadi tanah longsor, pohon tumbang dan beberapa bangunan ambruk. 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri Bambang Hariyanto mengatakan, saluran pembuangan air di lapangan sepak bola Desa Bulurejo, Kecamatan Bulukerto tidak mampu menampung air hujan. Akibatnya, tanah lapangan longsor dan menimpa warung bakso milik Miyati, 43, dan kios penjualan stiker milik Didit, 38, warga setempat.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka. Kerugian material berupa kerusakan bangunan kios semi permanen berikut peralatan warung serta gerobak," ujar Bambang. 

Sedangkan di Kelurahan/Kecamatan Bulukerto, Kecamatan Bulukerto, puting beliung menumbangkan dua pohon lalu menimpa dapur Saminem, 80 warga, Lingkungan Gondang, Keluraham Bulukerto.

Di Kecamatan Puhpelem, bukit di belakang rumah Katno Wagiman warga Dusun Pendem RT 07 RW 04, Desa Nguneng longsor dan menjebol tembok rumah. Padahal rumah tersebut baru dibangun sekitar dua pekan lalu. Untuk sementara, Katno mengungsi di rumah kerabatnya.

Pembersihan material longsor dan puing rumah ikut melibatkan unsure TNI, Polri, relawan dan warga setempat. Bantuan  logistik juga telah didistribusikan tim BPBD Wonogiri. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia