Rabu, 19 Jun 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Jaga Kemunduran Mutu, Waduk Krisak Ditutup untuk Umum

09 Januari 2019, 17: 18: 26 WIB | editor : Perdana

AKSES TERBATAS: Warga membaca pengumuman penutupan akses Waduk Krisak kemarin (8/1). Kebijakan tersebut sesuai Peraturan Menteri PUPR  Nomor 27/PRT/M/2015 tentang Bendungan.

AKSES TERBATAS: Warga membaca pengumuman penutupan akses Waduk Krisak kemarin (8/1). Kebijakan tersebut sesuai Peraturan Menteri PUPR Nomor 27/PRT/M/2015 tentang Bendungan. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menutup akses Waduk Tandon atau juga dikenal Waduk Krisak di Krisak, Kecamatan Selogiri mulai Senin (7/1). Pertimbangannya, untuk keamananan bendungan. 

Sejak pertengahan 2018, BBWSBS sudah memasang pintu besi di dua akses masuk Waduk Tandon. Bendungan hanya dibuka pukul 05.30 -18.00. Tapi, kini, bendungan yang dibangun sejak zaman Jepang itu ditutup total. 

Pada pintu masuk waduk tertulis papan imbauan yang menerangkan bahwa penutupan akses tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Nomor 27/PRT/M/2015 tentang Bendungan.

Yakni, bendungan dan segala bangunan di atasnya adalah objek vital negara yang harus dilindungi keamanannya dari kemunduran mutu, banjir, gempa bumi, kemacetan alat, kegagalan dan vandalisme. 

Sebab itu, BBWSBS menutup Waduk Tandon dari lalu lalang segala jenis kendaraan bermotor. Tujuan utamanya adalah mengurangi pergerakan tanah bendungan sehingga umur layanan bendungan dapat dipertahankan sesuai rencana pembangunan. 

"Ditutup demi keamanan bendungan. Karena dibangun sejak 1943 sebelum merdeka," ujar Kepala BBWSBS Charisal A. Manu, melalui sambungan telepon, Selasa (8/1).  Mengaku berada di Situbondo, Charisal belum bisa memberi keterangan lebih lanjut.  

Selama ini, Waduk Tandon biasa digunakan warga untuk bersantai di sore hari atau berolahraga di pagi hari. Tapi, tak jarang, tempat ini disalahgunakan untuk berpacaran hingga larut malam dan mabuk-mabukan. 

Jalan di atas Waduk Tandon juga sebagai alternatif dari Krisak, Selogiri sampai Brumbung. Karena akses ditutup, pengendara sepeda motor banyak yang balik kanan kemarin (8/1). (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia