Senin, 27 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Pendidikan

Unisri Lantik Rektor Baru

09 Januari 2019, 17: 35: 44 WIB | editor : Perdana

Unisri Lantik Rektor Baru

SOLO – Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta akan melantik rektor baru masa bakti 2019-2023 di kampus setempat hari ini (8/1).

Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta, Sutardi akhirnya terpilih sebagai rektor berdasarkan hasil penjaringan tahap kedua. 

Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Slamet Riyadi Surakarta, Soelarno mengatakan, penunjukan Sutardi sebagai rektor baru karena rektor terpilih hasil penjaringan tahap pertama tidak bersedia dilantik. Sehingga pada proses pemilihan rektor tahap ini tidak menghasilkan rektor definitif.

”Pada 2 Agustus 2018, pengurus yayasan mengundang para dekan serta semua dosen yang berijazah S3 atau doktor untuk diadakan pengarahan tentang peningkatan kualitas dosen maupun lembaga dalam rangka revolusi industri 4.0. Setelah ketua yayasan memberikan arahan dan membuka masukan-masukan, timbul beberapa keberatan tentang penetapan rektor terpilih,” beber Soelarno kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (8/1).

Dijelaksan, penetapan rektor terpilih tidak berdasar scoring. Soelarno menolak anggapan bahwa yayasannya menetapkan rektor terpilih di luar calon yang sudah ada.

”Ada pernyataan yang mengatasnamakan Forum Silaturahmi Dosen dan Karyawan Unisri bahwa rektor terpilih sebelumnya tidak layak menjadi rektor karena skor nilai hasil seleksi di bawah kandidat lain. Itu tidak benar,” tegasnya.

Proses pemilihan Rektor Unisri diawali oleh penjaringan enam nama. Lalu lima nama bakal calon rektor ditetapkan. Yakni Sutoyo, Sugiyaryo, Supriyanta, Wibowo Murti, dan Winarti.

Selanjutnya Senat Unisri menyelenggarakan Rapat Senat untuk memberi pertimbangan bakal calon dan hasil pertimbangan anggota senat bersifat rahasia. Hasil pertimbangan diberikan kepada yayasan sebagai salah satu bahan pertimbangan menentukan calon rektor terpilih.

Yayasan lalu menunjuk tim independen untuk melakukan fit and proper test terhadap para bakal calon rektor. Tim independen terdiri dari dua guru besar dari UGM Jogjakarta dan Universitas Negeri Semarang (Unnes). Hasil penilaian tim independen juga bersifat rahasia kemudian diserahkan kepada yayasan.

”Setelah semua tahapan dilalui yayasan, mengumumkan rektor terpilih untuk masa bakti 2019-2023 adalah Winarti. Pada saat acara pengumuman rektor terpilih berjalan lancar dan tidak ada keberatan dari pihak manapun. Sehingga penetapan rektor terpilih, Winarti saat itu sah dan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” sambungnya.

Dalam kondisi tersebut, maka yayasan harus melakukan proses ulang terhadap pengangkatan Rektor UNISRI. Soelarno menyebut yayasan melakuan penjaringan calon terkumpul tiga nama. Dua nama berasal dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dan satu nama dari UGM Jogjakarta.

”Dua nama lainnya tidak lolos disebabkan secara kualitas sangat mendukung namun dari segi kesibukan dan waktu tidak memungkinkan. Berdasarkan rapat pleno yayasan dan pertimbangan senat, maka Sutardi yang ditetapkan dan dilantik sebagai Rektor Unisri,” pungkasnya. (aya/adi)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia