Senin, 21 Jan 2019
radarsolo
icon featured
Pendidikan
Pelajar Paling Banyak Jadi Sorotan

Akses HP saat Bermotor, Ditilang!

09 Januari 2019, 17: 39: 41 WIB | editor : Perdana

FOKUS: Siswa SMP dan SMA Kristen Pelita Nusantara Kasih berdialog dengan petugas Polsek Jebres kemarin (8/1).

FOKUS: Siswa SMP dan SMA Kristen Pelita Nusantara Kasih berdialog dengan petugas Polsek Jebres kemarin (8/1). (SEPTINA FAYA/RADAR SOLO)

SOLO – Etika berlalu lintas penting ditanamkan kepada pengendara, terutama pelajar yang kerap menjadi korban kecelakaan. Untuk itu, Sekolah Kristen Pelita Nusantara Kasih bersama Polsek Jebres menggelar Sosialisasi Etika Berlalu Lintas bagi siswa-siswi SMP dan SMA Kristen Pelita Nusantara Kasih, di sekolah setempat kemarin (8/1). 

Sosialisasi Etika Berlalu Lintas disampaikan Panit Binmas Iptu Wagino dan anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Aiptu Hafid Ariyadi. Sosialisasi diawali dengan pemutaran video penyebab kecelakaan. Iptu Wagino menjelaskan pentingnya memahami berbagai peraturan lalu lintas, tata cara dalam berlalu lintas, dan konsekuensi pelanggaran berlalu lintas.

Dia juga memberikan tips aman dalam berkendara kepada siswa-siswa SMP dan SMA Kristen Pelita Nusantara Kasih. Salah satunya adalah dengan tidak memainkan telepon genggam saat mengendarai motor atau mobil.

”Ini masih dibahas di pusat, masih banyak yang mengakses HP saat naik motor atau mobil, jadi kedepannya mengakses HP saat berkendara akan ditindak sebagai pelanggaran lalu lintas,” ujar Iptu Wagino di hadapan para siswa.

Aiptu Hafid Ariyadi juga turut melengkapi pemaparan dengan memberikan contoh-contoh gerakan instruksi petugas lalu lintas. Pihaknya menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini yakni untuk memberikan edukasi dalam berlalu lintas, demi menekan angka kecelakaan meninggal dunia di jalan raya.

”Sampai saat ini Indonesia berada di peringkat 3 dunia akan angka kematian karena kecelakaan lalu lintas. Ya ini karena kurangnya edukasi berkendara di negara kita, bisa gas tidak bisa rem,” terangnya.

Public Relations SKPNK, Metta Tysdya mengatakan pihaknya berharap, setelah kegiatan ini siswa-siswi SKPNK dapat lebih memahami etika berlalu lintas dan mematuhi peraturan dalam berlalu lintas.

”Selain hal ini sesuai dengan slogan Tertib Berlalu Lintas Cermin Budaya Wong Solo, kegiatan ini juga sebagai salah satu wujud pelaksanakan program Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) untuk mengedukasi masyarakat dalam tertib berlalu lintas,” tandasnya. (aya/adi)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia