Rabu, 13 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Klaten

Bawaslu Pelototi Pilkades

09 Januari 2019, 17: 42: 40 WIB | editor : Perdana

Ketua Bawaslu Klaten, Arif Fatkhurrohman

Ketua Bawaslu Klaten, Arif Fatkhurrohman

Share this      

KLATEN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Klaten telah mewanti-wanti calon legislatif (Caleg). Tidak memanfaatkan gelaran pemilihan kepala desa (Pilkades) dalam meraup suaranya. Karena jarak antara kedua pesta demokrasi berdekatan. Sehingga pengawasan ke daerah perlu ditingkatkan.

”Jadwal pilkades memang lebih dulu, tapi hanya terpaut beberapa minggu setelah itu pemilu. Artinya memang butuh perhatian lebih dari kami. Terutama perlunya pengawasan yang melekat,” jelas Ketua Bawaslu Klaten, Arif Fatkhurrohman kepada Jawa Pos Radar Solo, Selasa (8/1).

Sebagai informasi, pilkades akan berlangsung 13 Maret mendatang. Sedangkan pemilu serentak 17 April. Hal ini dikhawatirkan jika gelaran pilkades ditunggangi para pesert pemilu untuk kepentingan sendiri di tahun politik. ”Rentan juga pilkades ini. Apalagi kalau saat pemilihan ada peran dari peserta pemilu, mereka berpotensi meraup suara bersama,” bebernya.

Mengantisipasi hal tersebut, pihaknya berencana meningkatkan pengawasan di seluruh penjuru. Terutama yang berada di desa maupun kecamatan sehingga fungsi panwascam bakal dimaksimalkan. Mengingat desa perbatasan yang cukup jauh dari perkotaan juga butuh pengawasan.

”kami kan punya panwascam. Sehingga kami minta di tahun ini lebih aktif. Selalu diawasi setiap ada keramaian di desa. Yang jelas kita harus perlu meningkatkan pengawasan demi keberlangsulan pemilu. Total personel di panwaslu kecamatan terdapat 78 orang sedangkan di panita pengawas desa terdapat 401 orang,” tandasnya. (ren/fer)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia