Rabu, 26 Jun 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Jaga Orisinalitas, Radyapustaka Digitalisasi Naskah Kuno 

10 Januari 2019, 12: 47: 28 WIB | editor : Perdana

ALIH TEKNOLOGI: Petugas Museum Radya Pustaka melakukan proses digitalisasi naskah kuno koleksi museum tertua di Indonesia ini.

ALIH TEKNOLOGI: Petugas Museum Radya Pustaka melakukan proses digitalisasi naskah kuno koleksi museum tertua di Indonesia ini. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Museum Radya Pustaka menyimpan ratusan naskah kuno yang berkaitan dengan bukti sejarah kerajaan di tanah Jawa. Karena termasuk barang langka maka perawatannya tentu membutuhkan perlakuan khusus agar bisa tetap bisa dijadikan kajian pustaka, namun tidak sampai rusak.

Karena itu sejak beberapa tahun terakhir muncul ide untuk digitalisasi naskah-naskah kuno tersebut. Tujuannnya agar keberadaan bukti sejarah tersebut tetap terjaga dengan baik secara otentik. Namun pengunjung tetap bisa melihat, baik hanya sekadar ingin tahu maupun ingin mempelajari sebagai bahan kajian akademis. 

“Saya sudah beberapa kali ke sini untuk melihat-lihat naskah kuno koleksi Radya Pustaka. Karena bagi saya ini sangat menarik berkaitan dengan bukti sejarah masa lalu yang tidak banyak orang tahu,” ujar Budiman, salah satu pengunjung museum kemarin.

Dari total 360 naskah kuno koleksi Museum Radya Pustaka, sudah 90 persen mengalami proses alih media digital. Dengan demikian ini akan mempermudah proses penelitian karena tidak terkendala oleh bentuk fisik naskah kuno yang kondisinya sudah rapuh. 

“Karena ini menyimpan referensi sejarah maka sudah seharusnya tetap dijaga. Dan saya mendukung upaya digitalisasi ini karena demi menyelamatkan aset berharga,” timpal Septiana, mahasiswa sejarah salah satu perguruan tinggi negeri di Solo ini. (rif/bun)

(rs/rif/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia