Rabu, 26 Jun 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Tersangka Pembuat Hoax 7 Kontainer Surat Tercoblos Diciduk Dinihari

10 Januari 2019, 14: 44: 16 WIB | editor : Perdana

AKBP Yimmy Kurniawan

AKBP Yimmy Kurniawan

Share this      

SRAGEN – Mabes Polri berhasil menangkap Bagus Bawana Putra, yang diduga sebagai pembuat hoax 7 kontainer surat suara telah tercoblos.  Tersangka diciduk polisi saat bersembunyi di rumah saudaranya di Dusun Gangsiran, Desa Karangasem, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku ditangkap pada Senin (7/1) dinihari oleh tim Mabes Polri dibantu jajaran Polres Sragen. Penangkapan dilakukan sekitar pukul 02.00. 

Saksi mata, Esti Ningsih, pemilik rumah menyampaikan, Bagus tiba di rumah pada Minggu (6/1) malam sekitar pukul 22.00. Pihaknya tidak menaruh curiga lantaran masih ada hubungan kekerabatan dengan suaminya. Selain itu, dia hanya berencana menginap semalam karena esok harinya berencana pamit ke Jakarta.

”Datang pukul 22.00 malam Senin (Minggu malam, 6/1), waktu datang diantar ojek. Tidak tanya dari mana karena biasanya dari Jakarta. Domisilinya kan di Bekasi. Paginya rencana mau nyekar di makam ibunya,” jelasnya.

Dia menyampaikan Bagus mau menginap semalam karena esoknya mau ke Jakarta. Pihaknya juga sudah mendengar melalui media sosial di Facebook kalau dia sedang dicari orang. Tapi menurutnya tidak seserius ini. ”Sebelumnya memang tahu di Facebook, tapi saya nggak menyangka sampai serius seperti ini,” terangnya.

Namun sekitar pukul 02.30 datang tiga mobil polisi dari Mabes Polri ke rumah Esti. Ada sekitar 15 polisi yang menjemput Bagus. ”Waktu polisi datang saya kaget, saya ngewel (gemetar),” bebernya kemarin.

Terkait penangkapan tersebut, Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan kepada wartawan Rabu (9/1) siang mengatakan, sesuai KTP Bagus merupakan warga Desa Slogo, Kecamatan Tanon. Namun sekarang telah pindah dan domisili di Jakarta. Pelaku ditangkap tim dari Mabes Polri di Desa Karangasem, Kecamatan Tanon.

Dia menjelaskan bahwa Polres Sragen hanya mem-backup tim Mabes Polri. Kebetulan meminta bantuan anggota untuk pencarian dan penangkapan. Dan yang bersangkutan berada di wilayah Kecamatan Tanon. ”Mungkin melarikan dirinya ke sini, jadi dikejarnya ke sini. Kalau KTP-nya Sragen, tapi setelah dicek di alamat KTP sudah pindah ke Jakarta,” terangnya.

Dia menyampaikan yang bersangkutan menginap di rumah orang lain. Terkait barang bukti ada beberapa handphone dan buku yang diambil. Selanjutnya proses diambil alih oleh Mabes Polri. Dari hasil pendalaman selama ini tidak ada aktivitas di Sragen.

“Dalam proses penangkapan tidak ada perlawanan. Saat tim Mabes Polri mengetuk pintu, yang membukakan langsung tersangka (Bagus). Dia kemudian dibawa ke Jakarta,” ujar Kapolres (din/bun)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia