Minggu, 17 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Pemkot Pangkas Lokasi Parkir Progresif 

12 Januari 2019, 16: 41: 18 WIB | editor : Perdana

LEBIH SELEKTIF: Penerapan parkir progresif akan direvisi hanya di titik tertentu.

LEBIH SELEKTIF: Penerapan parkir progresif akan direvisi hanya di titik tertentu. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Pemkot Surakarta akan mengurangi pemberlakuan tarif progresif di lokasi parkir tepi jalan. Ke depan, hanya diberlakukan di titik tertentu dengan berbagai pertimbangan.

Saat ini pemberlakuan tarif parkir progresif berlaku di seluruh lokasi. Hal itu sesuai dengan amanat Peraturan Daerah (Perda) tentang Retribusi Daerah. “Sampai saat ini, Perda Nomor 9/2011 tentang Retribusi Daerah mengatur jika semua lokasi parkir menerapkan tarif parkir progresif. Kami menganggap aturan ini kontraproduktif,” kata Kabid Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) M Usman, Jumat (11/1).

Usman menambahkan, penerapan tarif parkir progresif merupakan salah satu bentuk pengendalian aktivitas parkir. Diterapkannya tarif progresif di titik-titik yang relatif sepi dari aktivitas parkir justru membuat aturan tersebut terabaikan. 

“Masak di kawasan permukiman atau lokasi yang tidak tinggi aktivitas ekonominya tetap diberlakukan tarif progresif? Lantas bagaimana fungsi pengendaliannya, kalau di sana saja tidak banyak pengguna jasa parkir.” imbuhnya.

Dengan begitu, pemkot berniat menerapkan tarif parkir progresif hanya di lokasi-lokasi tertentu. Titik-titik parkir progresif itu akan diatur dalam aturan khusus, seperti peraturan wali kota (Perwali). Dishub tengah menyiapkan naskah akademik (NA) untuk merevisi Perda Nomor 9/2011 dan juga Perda Nomor 1/2013 tentang Penyelenggaraan Perhubungan di Kota Surakarta.

Sebagai informasi, tarif parkir progresif yang diterapkan pemkot berlaku untuk sekali parkir. Penambahan tarif sebesar 100 persen diberlakukan setelah pengguna jasa parkir tetap memarkirkan kendaraan mereka di lokasi yang sama, selama satu jam pertama.

Kasi Parkir Umum dan Khusus Dishub Henry Satya Negara menambahkan, salah satu tempat parkir on street yang tetap menjadi sasaran penerapan parkir progresif adalah lokasi parkir elektronik. “Alat parkir elektronik bisa memudahkan penghitungan durasi parkir, sehingga tarif progresif bisa diterapkan dengan optimal. Titik lainnya masih butuh kajian lebih lanjut,” katanya. (irw)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia