Minggu, 24 Mar 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Demi Netralitas ASN, Sekda Jaga Jarak dengan Wali Kota

12 Januari 2019, 17: 11: 08 WIB | editor : Perdana

KERJA TARGET: Pembangunan jembatan dan ikon keris di Tirtonadi ini dijadwalkan rampung Desember mendatang.

KERJA TARGET: Pembangunan jembatan dan ikon keris di Tirtonadi ini dijadwalkan rampung Desember mendatang. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

SOLO – Guna memberi contoh netralitas kepada aparatur sipil negara (ASN), penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Surakarta Untara rela menjaga jarak dengan Wali Kota F.X. Hadi Rudyatmo.

Itu disampaikan Untara saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (11/1). Pria yang juga kepala Inspektorat itu selalu memastikan agenda yang akan dilakukan saat diminta mendampingi Rudy, sapaan akrab wali kota. 

Menurutnya, itu demi menjaga netralitas ASN pada tahun politik. Mengingat, orang nomor satu di Solo itu juga sebagai ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Solo.

“Saya tanya dulu, rapatnya tentang apa, pak? Kalau sekiranya anu, berhubungan dengan politik, ya otomatis nggak ikut,” katanya.

Selama ini, kehati-hatian itu juga diterapkan kepada jajaran ASN di bawahnya. Terlebih wali kota kerap bertemu dengan pengurus maupun kade partai politik pada malam hari. Namun, dia mengakui Rudy sendiri juga dapat memosisikan diri. Jika sedang mengikuti acara kepartaian, wali kota tidak pernah mengajak ASN untuk ikut bergabung.

“Bapak (wali kota) sendiri juga tahu. Kalau niatnya urusan parpol, pasti tidak pernah mengajak pegawai. Beliau sangat hati-hati,” imbuhnya.

Jika dalam perjalanan diketahui ada ASN yang terlibat dalam politik praktis, Untara mengancam bakal memberikan peringatan dan hukuman sesuai undang-undang. Bahkan menjatuhkan sanksi terberat yakni pemecatan.

“Kalau memang masyarakat mau membantu negara, tolong jaga kondusivitas. Kalau tahu dirinya seorang ASN, ya nggak usah ikut-ikutan. Cukup laksanakan saja hak dan kewajiban,” tegasnya.

Soal kondusivitas, Rudy selaku Ktua DPC PDI Perjuangan mengaku sebagai orang yang sangat komitmen. Terbukti partainya mengirimkan ucapan selamat atas diresmikannya posko kemenangan nasional Prabowo Sandi di Sumber Banjarsari.

“Karangan bunga itu sebagai wujud sambutan hangat kami. Sebagaimana pesan ketua umum (PDIP) agar pemilu dilaksanakan dengan kegembiraan dan kekeluargaan,” katanya. (irw/wa)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia